Gagal Eksekusi Stadion Mattoanging, Ini Kata Pemprov Sulsel

Kompas.com - 15/01/2020, 18:36 WIB
Petugas satpol PP Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan saat berjaga di depan pintu masuk Stadion Mattoangin, Makassar, Rabu (15/1/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANPetugas satpol PP Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan saat berjaga di depan pintu masuk Stadion Mattoangin, Makassar, Rabu (15/1/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak akan menghentikan langkahnya untuk mengambil alih pengelolaan Stadion Mattoanging, Makassar

Pernyataan itu disampaikan Kasi Hukum Biro Hukum dan Setda Pemprov Sulsel Mauliadi Rauf usai gagalnya eksekusi yang berlangsung pada Rabu (15/1/2020) akibat bentrok dengan massa.

Mauliadi Rauf juga mengatakan klaim Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) sebagai pemilik Stadion Mattoanging tidak berdasar.

Baca juga: Pembawa Bom Molotov di Stadion Mattoanging Ngaku Dibayar untuk Berbuat Onar

Menurutnya, stadion itu dimiliki Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berdasarkan sertifikat hak milik nomor 40 tahun 1987. 

"Kalau kami tetap bertahan bahwa kami punya legal standing di sini berdasarkan sertifikat 40 tahun 1987," kata Rauf saat diwawancara di Stadion Mattoanging, Rabu siang. 

Sengketa kepemilikan stadion yang jadi markas PSM Makassar, disebut Rauf, bermula pada 1982.

Baca juga: Eksekusi Ricuh, Pemprov Sulsel Gagal Ambil Alih Stadion Mattoanging

Saat itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan pengelolaan fasilitas olahraga itu ke KONI berdasarkan SK Gubernur Nomor 114.

Namun, pada 1986, KONI menyerahkan pengelolaan gedung serta stadion ke YOSS.

Menurut Rauf, pengelolaan stadion yang dilakukan YOSS sudah dicabut KONI usai Pemprov Sulsel menyuratinya pada 29 Agustus 2019.

"KONI kemudian menindaklanjuti dengan SK 312 mencabut pengelolaan YOSS. Jadi apalagi. Kita sebenarnya sudah tidak punya masalah dengan YOSS sama sekali," imbuh Rauf. 

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
Pemasok Kartu Ponsel 'Gojek Tuyul' Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Pemasok Kartu Ponsel "Gojek Tuyul" Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Regional
Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Regional
Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Regional
Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut 'Shift' Malam Dihapus

Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut "Shift" Malam Dihapus

Regional
Polisi Periksa Kejiwaan Pria yang Siksa Anak Tirinya

Polisi Periksa Kejiwaan Pria yang Siksa Anak Tirinya

Regional
Oknum Guru di Serang Cabuli 5 Muridnya, Modusnya Bercanda

Oknum Guru di Serang Cabuli 5 Muridnya, Modusnya Bercanda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X