Eksekusi Ricuh, Pemprov Sulsel Gagal Ambil Alih Stadion Mattoanging

Kompas.com - 15/01/2020, 15:14 WIB
Petugas satpol PP Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan saat berjaga di depan pintu masuk Stadion Mattoangin, Makassar, Rabu (15/1/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANPetugas satpol PP Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan saat berjaga di depan pintu masuk Stadion Mattoangin, Makassar, Rabu (15/1/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan gagal mengeksekusi Stadion Mattoanging, Makassar, pada Rabu (15/1/2020) pagi.

Pasalnya Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) yang mengklaim sebagai pemilik resmi Stadion Mattoangin enggan meninggalkan tempat itu. 

Polisi dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sulawesi Selatan yang hendak mengeksekusi kesulitan memasuki halaman stadion lantaran pintu masuknya digembok oleh massa pendukung YOSS.

Saat polisi dan Satpol PP berusaha masuk ke halaman stadion, bentrokan pun pecah.

Baca juga: Bentrok Penertiban Stadion Mattoanging Makassar, Polisi Amankan Pembawa Bom Molotov

Kericuhan berhenti setelah Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono dan perwakilan Pemprov Makassar bertemu dengan perwakilan YOSS.

Andi Ilhamsyah Mattalatta dari pihak YOSS yang mengaku sebagai ahli waris lahan Stadion Mattoangin keberatan penertiban yang dilakukan Pemprov Sulawesi Selatan.

Ia mengatakan, sengketa lahan ini masih berproses di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar sehingga pemprov tidak beralasan untuk mengeksekusi lahan stadion. 

"Dari dulu kami siap berdialog. Mari kita bicara dulu. Kami tidak akan lari kok, kami tetap ada di sini," kata Ilham saat dipertemukan dengan perwakilan Pemprov Sulawesi Selatan, Selasa.

Baca juga: Ricuh Penertiban Stadion Mattoanging, Polisi Temukan 4 Bom Molotov

Sementara itu Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono mengatakan akan kembali memediasi YOSS dengan Pemprov Sulawesi Selatan terkait sengketa lahan stadion di Polrestabes Makassar pada Jumat (17/1/2020). 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Tindak Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh, Bupati Ponorogo Minta Ruang Isolasi Desa Diaktifkan Kembali

Regional
41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

41 Rumah di Kabupaten Luwu Tergusur Imbas Pelebaran Jalan

Regional
Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Bupati Lombok Timur Positif Covid19, Sopir dan Pelayan Tertular

Regional
Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Fakta Corona di Banten: Pecah Rekor Tambah 200 Kasus Sehari, hingga Kota Cilegon Zona Merah

Regional
Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Heboh, Kades Kesurupan Saat TMMD Tampilkan Tari Jaipong di Indramayu

Regional
Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Pilkada Serentak Saat Pandemi, Machfud Arifin: Mau Ditunda atau Tidak, Kita Siap...

Regional
Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebanyak 28 Santri di Kendal Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Minta Parpol Kendalikan Pendukung

Regional
119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

119 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali, Tertinggi di Denpasar

Regional
Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Sanksi Denda Tak Efektif Tekan Pelanggar Protokol Kesehatan di Wonogiri

Regional
Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Tentukan Struktur Bangunan, Ekskavasi Situs Pataan Dilanjutkan

Regional
Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Perjalanan Bupati Berau Terkonfirmasi dari Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Regional
Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Arisan RT Jadi Klaster Baru Covid-19 di Kulon Progo, Melebar ke Pasar Tradisional

Regional
Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Begal Bermodus Lempar Sambal ke Wajah Korban, Sasarannya Driver Ojol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X