Siswa Ketahuan "Ngelem", Risma Minta Pihak Sekolah Ubah Metode Belajar

Kompas.com - 15/01/2020, 14:59 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan pengarahan kepada siswa di SDN Krembangan Selatan III, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/1/2020). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan pengarahan kepada siswa di SDN Krembangan Selatan III, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/1/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta pihak SD Negeri Krembangan Selatan III, Surabaya, Jawa Timur, untuk mengubah metode belajar yang selama ini diberikan kepada siswa.

Hal itu dikatakan setelah Risma mendapat laporan bahwa ada beberapa siswa tertangkap Satpol PP Surabaya karena kedapatan mabuk menggunakan lem atau ngelem.

"Guru-guru di sini, saya tidak minta mengajari materi terus. Tapi di sela-sela belajar, ada permainan bersama untuk menarik siswa agar fokus," kata Risma di SDN  Krembangan Selatan III, Rabu (15/1/2020).

Baca juga: Siswa Ketahuan Ngelem, Begini Reaksi Risma Saat Datangi Sekolah

Menurut Risma, dalam mendidik anak-anak harus selalu ada variasi, agar pembelajaran yang diberikan tidak selalu monoton dan membuat siswa bosan hingga kehilangan konsentrasi.

Selain metode belajar yang harus diubah, Risma juga akan menyiapkan psikolog, karena ia melihat para siswa tidak konsentrasi saat diberi penjelasan.

"Nanti akan didampingi psikolog, tadi pola mengajarnya juga saya minta diuubah untuk membuat anak-anak lebih tertarik, agar dia (siswa) bisa berkonsentrasi," tutur Risma.

Risma menegaskan akan terus memantau kondisi anak-anak di SDN Krembangan Selatan III.

Pasalnya, bukan hanya siswa yang ngelem, menurut Risma, siswa secara keseluruhan bisa kehilangan konsentrasi dan tidak mampu mendengarkan penjelasan dengan baik.

"Satu bulan ke depan nanti akan saya lihat apakah ada perubahan atau tidak," kata Risma.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

47 Santri di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Kepepet Bayar Kontrakan, Pria Ini Gadaikan 11 Mobil yang Disewa

Regional
Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Buron 9 Bulan Kasus Penipuan Rp 270 Juta, Kades Ditangkap usai Rapat

Regional
Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Ganjar Minta Kepala Daerah Tingkatkan Jumlah Testing Covid-19

Regional
3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

3 Perempuan Pencuri Pakaian di Distro yang Terekam CCTV Ditangkap

Regional
Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Polisi Bubarkan Hiburan Pesta Pernikahan yang Dihadiri 500 Orang di Sumenep

Regional
Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Gadaikan Motor Tetangga untuk Main Judi, Warga Kulon Progo Ditangkap

Regional
Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Inoscope, Teknologi Medis Inovasi RSSA Cegah Penularan Covid-19 Pada Tenaga Medis

Regional
Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Seorang Ibu Tewas Setelah Gamis yang Dikenakan Tersangkut di Gir Motor, Begini Kronologinya

Regional
Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Prediksi Tsunami 20 Meter Jangan Buat Warga Panik, BPBD: Tingkatkan Kewaspadaan

Regional
Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali Tembus 812 Kasus

Regional
Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Mesin Rusak, Pesawat Lion Air Tujuan Surabaya Balik Mendarat di Bandara Lombok

Regional
Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Total 1.000 Pasien Covid-19 di Kota Mataram Dinyatakan Sembuh

Regional
Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Pose 2 Jari Saat Foto Bersama Machfud-Mujiaman, Emil Dardak Dilaporkan Ke Bawaslu

Regional
Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X