Hari Pertama Pulang dari Rumah Sakit Setelah 3 Bulan Ditahan, Bayi Delfa Kerap Menangis

Kompas.com - 15/01/2020, 11:00 WIB
Febrianto menggendong bayi Delfa saat ditemui di rumahnya, Selasa (14/1/2020). Bayi Delfa sudah berada di rumah usai diperbolehkan pulang setelah 3 bulan ditahan pihak RS. Bayi Delfa dikebalikan ke orangtuanya setelah ada pihak donatur melunasi tagihan rumah sakit Febrianto dan Yularmi, istrinya. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGFebrianto menggendong bayi Delfa saat ditemui di rumahnya, Selasa (14/1/2020). Bayi Delfa sudah berada di rumah usai diperbolehkan pulang setelah 3 bulan ditahan pihak RS. Bayi Delfa dikebalikan ke orangtuanya setelah ada pihak donatur melunasi tagihan rumah sakit Febrianto dan Yularmi, istrinya.

PRABUMULIH, KOMPAS.com - Hari pertama sejak diperbolehkan pulang, usai tagihannya dilunasi seorang donatur, bayi Delfa yang sempat tertahan selama tiga bulan di Rumah Sakit Fadhilah Prabumulih Sumatera Selatan terlihat sehat.

Meski demikian, putra pasangan Febrianto dan Yularmi sering menangis, terutama jika dilepas dari gendongan ayahnya atau neneknya.

Cerita Delfa sering menangis sejak berada di rumah disampaikan Nek Eha, nenek dari bayi Delfa yang sementara ini mengurus bayi tersebut kepada wartawan yang datang ke rumah mereka, Rabu (15/1/2020).

Menurut Nek Eha, sejak sudah berada di rumah mulai kemarin Delfa sering menangis jika di taruh di tempat tidur.

Baca juga: Kisah Bayi Delfa, 3 Bulan Ditahan RS, Akhirnya Pulang Setelah Tagihan Biaya Dilunasi Donatur

Namun jika digendong bayi Delfa langsung diam. Kondisi Delfa juga sehat dan tidak terlihat sakit sejak berada di rumah.

“Sejak di rumah terutama semalam Delfa sering nangis, apalagi jika dilepas dari gendongan, Delfa juga senang bermain dengan ayahnya ketika mau tidur,” kata Nek Eha

Orang tua Delfa, Febrianto, sendiri tinggal di rumah sederhana di Jalan Matahari Rt 01 Rw 05 Kelurahan Muara Dua Prabumulih Timur Kota Prabumulih bersama ibu dan saudaranya.

Sementara istrinya Yularmi tinggal terpisah di rumah orang tuanya di Dusun Tanjung Raman Prabumulih.

Baca juga: Bayi Delfa Terancam Diadopsi Orang Lain, Pihak Rumah Sakit: Sudah Ada yang Ingin Lunasi Tagihan

Ibu bayi Delfa tinggal terpisah

Sejak Delfa pulang ke rumah mulai kemarin jelas Nek Eha, beberapa orang sudah datang memberi bantuan untuk Delfa, seperti susu bayi, bak tempat mandi bayi, pampers dan sejumlah benda lainnya.

Hanya yang di sedihkan nek Eha, ibu dari Delfa, Yularmi, sejak kemarin atau sejak Delfa keluar rumah sakit belum datang untuk melihat.

Nek Eha berharap mantunya yularmi hari ini bisa datang untuk melihat Delfa.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Regional
Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Regional
Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Pendaftaran 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang Jalur Independen Ditolak

Regional
Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Dipanggil Bawaslu karena Kampanye Petahana, Camat: Saya Baru Tahu Aturan Ini

Regional
Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Terungkap, Hanya 4 Pembina yang Dampingi 249 Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai

Regional
Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Dampak Banjir di Jakarta, KA Tujuan Jateng dan Jatim Terlambat 3 Jam, Sebagian Belum Diberangkatkan

Regional
Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Sering Kena Prank, Dinas Pemadam Kebakaran Ubah Layanan Call Center ke WhatsApp

Regional
Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Tiga Bakal Calon Bupati di Maluku Mendaftar lewat Jalur Independen

Regional
Tempe Mendoan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Tempe Mendoan Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Regional
Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Regional
Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X