Soal Tersangka Baru Kasus Ijazah Palsu, Polisi Tunggu Persidangan Anggota DPRD

Kompas.com - 15/01/2020, 10:44 WIB
Kadir (kanan) saat berada di kantor Kejari Kabupaten Probolinggo. KOMPAS.com/A. FaisolKadir (kanan) saat berada di kantor Kejari Kabupaten Probolinggo.


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Probolinggo AKP Rizki Santoso mengatakan, belum ada tersangka baru dalam kasus ijazah palsu yang menjerat anggota DPRD Abdul Kadir.

Menurut polisi, pengembangan kasus tersebut akan dilakukan setelah ada putusan hakim terhadap Abdul Kadir.

"Terkait pengembangan kasus Kadir, nanti akan berlanjut setelah ada vonis pengadilan dari persidangan yang dijalani Kadir. Sejauh ini hanya Kadir yang ditetapkan polisi sebagai tersangka dan di persidangan yang bersangkutan sudah terdakwa," kata Rizki di Mapolres Probolinggo Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Kasus Ijazah Palsu, Anggota DPRD Probolinggo Diberhentikan Sementara

Menurut Rizki, polisi ingin menangani kasus ijazah palsu tersebut hingga tuntas.

Menurut dia, sejumlah fakta persidangan akan dijadikan bahan pertimbangan polisi untuk menelusuri keterlibatan pihak lain.

Rizki mengatakan, terkait kemungkinan ada tersangka baru, pihaknya akan terus mendalami, termasuk menunggu hasil persidangan dan pemeriksaan ijazah di laboratotium forensik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Siapa saja yang terlibat di situ, nanti kami akan uji, baik itu tanda tangannya, legalisirnya juga nanti siapa yang membuat dan perantaranya. Poin-poin itu akan dijadikan dasar untuk melanjutkan ke kemungkinan tersangka-tersangka berikutnya," kata Rizki.

Rizki mengatakan, polisi tidak bisa sembarangan menetapkan seseorang sebagai tersangka tanpa mengantongi alat bukti yang cukup.

Sejauh ini, polisi meyakini ijazah Kadir yang digunakan untuk persyaratan calon anggota legislatif pada Pemilu 2019 lalu palsu.

"Material ijazahnya memang asli. Tapi nomor seri dan isi yang tertera di atas ijazah, palsu. Kita sudah cek ke Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo dan Provinsi Jawa Timur, ijazah yang bersangkutan memang asli tapi palsu," kata Rizki.

Baca juga: Fakta Anggota DPRD Probolinggo F-Gerindra Jadi Tersangka Ijazah Palsu, Terancam 6 Tahun Penjara

Diberitakan sebelumnya, politisi Partai Gerindra Abdul Kadir diberhentikan sementara dari jabatan anggota DPRD.

Pengacara Kadir, Husnan Taufik menyebut, pemberhentian sementara tersebut merupakan hal yang wajar, selama kliennya sedang menjalani proses hukum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.