Kapal Motor Patah As Kemudi di Perairan Alor NTT, 42 Penumpang Selamat

Kompas.com - 15/01/2020, 08:59 WIB
Foto : Tim Sar gabungan mengevakuasi para penumpang kapal motor Ebeneser di pelabuhan Warsalelang, Pantar Timur, NTT, Selasa (14/1/2020). Dokumen Basarnas MaumereFoto : Tim Sar gabungan mengevakuasi para penumpang kapal motor Ebeneser di pelabuhan Warsalelang, Pantar Timur, NTT, Selasa (14/1/2020).

MAUMERE, KOMPAS.com - Kapal Motor Ebeneser mengalami patah as kemudi di antara perairan Pulau Pantar dan Alor, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Selasa (14/1/2020). 

Kapal itu yang bertolak menuju Tamakh Pantar Timur dari Pelabuhan Kalabahi itu mengangkut 42 orang penumpang. 

Kepala Basarnas Maumere I Putu Sudaya mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi tentang kapal yang patah as kemudi dari Wati, salah seorang penumpang kapal pada pukul 12.00 WITA. 

Baca juga: Pemprov NTT Ancam Bakal Tenggelamkan Kapal Pelaku Pengeboman Ikan

Setelah menerima laporan, 15 menit kemudian pihak Basarnas memberangkatkan tim SAR gabungan terdiri dari anggota Pos SAR Alor 3 orang, Pos Angkatan Laut 1 orang, Polairud 2 orang, KP3L 2 orang, dan KSOP Alor 3 orang.

Tim berangkat dengan menggunakan 1 unit RIB 500 PK Pos SAR Alor. 

"Kami berhasil menghubungi Wati kembali dan mendapatkan informasi bahwa KM Ebeneser sudah tiba di Pelabuhan Warsalelang Pantar Timur. KM Ebenser ditarik oleh kapal nelayan dan seluruh penumpang dalam keadaan selamat," kata Sudayana kepada Kompas.com, melalui pesan singkat pada Selasa malam.

Ia menjelaskan, hingga saat ini, kapal belum bisa sandar dengan aman, dikarenakan gelombang air pasang yang tinggi. 

"Tim SAR gabungan sudah berhasil mengevakuasi semua penumpang," kata Sudayana.

Baca juga: Lubang Tambang Galian C Diduga Penyebab Banjir Bandang di Sikka, NTT

Sudayana mengatakan, kendala yang dihadapi saat evakuasi penumpang yakni gelombang yang tinggi mencapai 2 meter.

Selain itu, komunikasi terganggu karena jaringan sinyal telepon seluler tidak terdeteksi di lokasi kejadian.

Sudayana mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada tim SAR gabungan serta masyarakat nelayan yang sudah membantu, sehingga evakuasi para penumpang berlangsung dengan lancar dan aman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Regional
Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Regional
Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X