Kronologi Nelayan Aceh Utara Temukan Kapal Asing Tanpa Awak

Kompas.com - 15/01/2020, 07:44 WIB
Sebuah kapal asing tanpa awak ditemukan oleh nelayan Kreung Mane, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara dalam kondisi terombang ambing sekitar 15 mill dari daratan, Rabu (14/01/2020).  Saat ditemukan kapal yang diduga asal Thailand ini dalam kondisi mati mesin dan jangkarnya tergantung dalam air. KOMPAS.com/Raja UmarSebuah kapal asing tanpa awak ditemukan oleh nelayan Kreung Mane, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara dalam kondisi terombang ambing sekitar 15 mill dari daratan, Rabu (14/01/2020). Saat ditemukan kapal yang diduga asal Thailand ini dalam kondisi mati mesin dan jangkarnya tergantung dalam air.

BIREUEN, KOMPAS.com - Sebuah kapal asing tanpa awak ditemukan oleh nelayan wilayah Kreung Mane, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara dalam kondisi terombang ambing sekitar 15 mill dari daratan. 

“Kami menemukan kapal itu terbawa arus pada Jumat (10/10/2020) petang," kata Iswandi, nelayan yang menemukan kapal asing tanpa awak itu kepada Kompas.com, Selasa (14/01/2020).

Dia menemukan kapal asing itu bersama dengan tiga rekannya. 

Awalnya, menurut  Iswandi, sebelum mereka mendekat ke kapal itu awalnya mengira ada ABK di dalam kapal. Kapal itu sendiri tertera tulisan diduga bahasa Thailand. 

Namun setelah merepat dan memanggil, tidak ada awak di atas kapal, sehingga mereka memberanikan naik ke atas kapal untuk memastikan sang pemilik.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Kapal Asing Masih Terdeteksi di Natuna | Pasangan Pengantin Baru Tewas di Kamar Kos

“Setelah kami lihat terombang-ambing dan kami panggil tidak ada orang, kami coba pastikan naik ke kapal. Tapi setelah kami cek tidak ada orang, sehingga memberitahukan kepada Panglima Laot setempat,” katanya.

Setelah melaporkan  kepada Panglima Laot Kreung Mane terhadap penemuan kapal asing  tanpa ada awak itu, Iswandi kemudian bersama tiga rekannya pada Jumat (10/01/2020) malam  menarik kapal asing tersebut  ke daratan PPI Kreung Mane untuk diamankan.

“Setelah kami lapor kepada Panglima laot, kemudian kami tarik kapal tersebut ke daratan untuk diamankan, sampainya ke PPI Sabtu pagi,” katanya.

Sementara itu Rusdi Panglima Laot, Kreung Mane mengatakan terhadap kapal asing temuan anggota nelayannya itu kini sudah ditambatkan di PPI Kreung Mane dan sudah dilaporkan ke pihak otoritas keamanan laut setempat. 

"Setelah sampai ditarik ke dermaga langsung saya lapor ke Danpos Marinir Airud dan Kapolsek,” katanya.

Baca juga: Kapal Asing Masih Berkeliaran, Kenapa Mereka Suka Mencari Ikan di Natuna?

Diduga dari Thailand

Rusdi menyebutkan kapal asing itu diduga asal Thailand karena di dalam kapal ada ditemukan dokumen dan identitas yang diduga bahasa Thailand. 

“Dugaannya kapal asal Thailand karena ada beberapa dokumen didalamnya bertulisan bahasa Thailand," kata Rusdi. 

Namun untuk kepastiannya, kasus kapal asing tersebut sudah ditangani oleh pihak Badan Keamanan Laut (Bakamla) personil Lanal Pos Muara Batu. 

Bekerja sama dengan pihak Imigrasi, Syahbandar dan Polsek setempat. 

Baca juga: 30 Kapal Asing Masih di Laut Natuna, TNI Lanjutkan Pemantauan Udara

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X