Kronologi Digagalkannya Peredaran 30.037 Butir Ekstasi ke Jakarta, Disembunyikan Dalam Bungkus Makanan

Kompas.com - 15/01/2020, 06:29 WIB
Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menggagalkan penyelundupan pil ekstasi dan ekstasi 30.037 butir pil ekstasi dan 31,7 gram ekstasi yang disembunyikan di dalam 11 bungkusan makanan saat masuk melalui pelabuhan Internasional Harbour Bay Batam, Kepulauan Riau, Kamis (9/1/2020) kemarin. KOMPAS.COM/HADI MAULANAKantor Pelayanan Umum (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menggagalkan penyelundupan pil ekstasi dan ekstasi 30.037 butir pil ekstasi dan 31,7 gram ekstasi yang disembunyikan di dalam 11 bungkusan makanan saat masuk melalui pelabuhan Internasional Harbour Bay Batam, Kepulauan Riau, Kamis (9/1/2020) kemarin.

BATAM, KOMPAS.com - Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menggagalkan penyelundupan pil ekstasi dan ekstasi. 

Yakni sebanyak 30.037 butir pil ekstasi dan 31,7 gram ekstasi yang disembunyikan di dalam 11 bungkusan makanan, saat masuk melalui pelabuhan Internasional Harbour Bay Batam, Kepulauan Riau, Kamis (9/1/2020) kemarin.

Narkotika tersebut dibawa oleh inisial J (28) yang merupakan warga negara Indonesia.

Kepala KPU BC Tipe B Batam, Susila Brata usai menggelar konferensi pers di kantornya, Selasa (14/1/2020) mengatakan penindakan tersebut dilakukan di Terminal Kedatangan Internasional Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay Batam.

Baca juga: 2.000 Pil Ekstasi yang akan Diedarkan Saat Tahun Baru Diselundupkan dalam Mainan

Curiga saat pemeriksaan x-ray

Penindakan ini berasal dari kecurigaan terhadap salah seorang penumpang di pemeriksaan x-ray Terminal Kedatangan Internasional.

Kecurigaan tersebut muncul berdasarkan hasil citra x-ray yang menunjukkan keganjilan pada barang bawaan penumpang tersebut.

Kemudian penumpang tersebut dibawa ke Hanggar BC Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan atas barang bawaan penumpang terdapat berupa 11 bungkusan makanan dan kedapatan barang diduga narkoba yang selanjutnya di uji Narcotic Idetification Kits (NIK), positif Ekstasi.

"Dari sana yang bersangkutan dibawa ke KPU BC Tipe B Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut yang dilakukan bersama dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri," kata Susila Brata.

Baca juga: Polisi Amankan Ribuan Butir Ekstasi dari Petani, Nilainya Capai Rp 500 juta

Dibawa dari Malaysia, akan diedarkan ke Jakarta

Pil ekstasi dan ekstasi tersebut dibawa J dari Malaysia dan akan dibawa ke Jakarta untuk diedarkan.

"Pengakuannya aksi ini baru pertama kali dilakukannya," jelas Susila.

Dari perbuatannya ini, lanjut Susila J dijerat Pasal 113 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/ atau melanggar Pasal 102 huruf (e) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006.

"Terhadap tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke Ditresnarkoba Polda Kepri," pungkas Susila.

Baca juga: Peredaran 15 Kg Sabu dan 27.000 Ekstasi Dikendalikan Napi di Jatim

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X