Cerita Bripka Saepudin Lepaskan Tembakan Saat Terjadi Pembacokan Brutal di Bandung

Kompas.com - 14/01/2020, 21:14 WIB
Bripka Saepudin saat mengeluarkan tembakan ke udara untuk menghentikan aksi pelaku pembacokan Tangkapan Layar/KOMPAS TVBripka Saepudin saat mengeluarkan tembakan ke udara untuk menghentikan aksi pelaku pembacokan

KOMPAS.com - Aksi pembacokan terhadap sekelompok remaja yang dilakukan dua orang pengedara sepeda motor sempat terekam kamera pengawas dan viral media sosial. 

Peristiwa pembacokan itu terjadi di Jalan M Yunus, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 15.30 WIB. 

 

Dalam video tersebut, terlihat sekelompok remaja tengah berkendara tiba-tiba dari belakang muncul pengendara lain yang berboncengan menghampiri kelompok tersebut dan langsung melakukan aksi pembacokan.

Baca juga: Viral Video Aksi Pembacokan Brutal di Bandung, 1 Orang Terluka

Aksi pembacokan sendiri berhenti setelah salah satu anggota Polsek Cicendo, bernama Bripka Saepudin melintas di jalan itu dan memberikan tembakan peringatan ke udara hingga membuat pelaku melarikan diri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikutip dari TribunJabar.id, Bripka Saepudin mengatakan, saat melintas di lokasi kejadian suasana terlihat sepi. 

"Suasananya sepi. Tiba-tiba di depan saya ada ribut-ribut, ada dua orang posisi terjatuh, lalu ada lagi seorang pria pakai helm tengah mengacungkan golok seperti sedang hendak memukulkan ke orang yang terjatuh," ujarnya ditemui di Mapolrestabes Bandung, Senin (13/1/2020).

Baca juga: Kronologi Video Viral Aksi Pembacokan Misterius di Bandung

Melihat peristiwa itu, sambungnya, ia pun langsung menghentikan laju sepeda motornya. Ia  kemudian berdiri lalu mengeluarkan senjata api miliknya dan menembakannya ke udara 

"Saat itu saya lihat orang yang bawa golok seperti hendak akan memukulkannya ke yang lagi jatuh. Spontan saya lepaskan tembakan untuk mencegah itu terjadi," ujarnya. 

Ia bahkan sempat berusaha mengejar pelaku dengan mencegatnya di persimpangan jalan.

"Tapi ternyata saya lihat ada korban bernama Adit yang bawa motor itu kepala belakangnya berdarah. Saya hubungi piket reskrim untuk bantuan pertolongan dan membawa Adit ke rumah sakit," katanya. 

Baca juga: Kantongi Identitas Pelaku Pembacokan Brutal di Bandung, Pelaku Diminta Serahkan Diri

Saepudin mengatakan, ia melepaskan tembakan ke udara sebagai standar prosedur. 

"Saya melaksanakan standar operasedur. Tembakan dilepaskan untuk mencegah adanya korban," katanya. 

Polisi terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku pembacokan sekelompok remaja tersebut yang terekam CCTV

Bahkan polisi mengaku sudah mendapatkan identitas para pelaku pembacokan itu. 

"Kami pun sudah mengantongi identitas (pelaku) ini menjadi kasus yang viral, makanya kami harapkan para pelaku menyerahkan diri," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri, Senin (13/1/2020) dikutip dari TribunJabar.id.

Baca juga: Polisi Usut Video Viral Aksi Pembacokan Misterius di Bandung

Untuk mengungkap kasus ini, Galih mengaku telah membentuk tim untuk menangkap pelaku pembacokan tersebut. Bahkan, ia pun meminta para pelaku untuk menyerahkan diri sebelum ditindak tegas.

"Untuk kasus (pembacokan) di Cicendo sedang kami upayakan (diungkap) dalam waktu dekat. Kami mengimbau para pelaku untuk kooperatif, kalau tidak kami akan melakukan tindakan tegas," ujarnya.

 

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Cerita Bripka Saepudin Lepaskan Tembakan, Gilang dan Adit Selamat dari Bacokan Golok



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X