Asrama Polri Dijadikan Lokasi Pesta Narkoba, Ini Tanggapan Polda Maluku

Kompas.com - 14/01/2020, 17:19 WIB
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat dan Kapolresta Pulau Ambon Kombes Pol Leo Surya Nugraha Nababan saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait kasus pesta sabu yang melibatkan tiga anggota Polri di asrama Sabhara Polda Maluku, Selasa (14/1/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat dan Kapolresta Pulau Ambon Kombes Pol Leo Surya Nugraha Nababan saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait kasus pesta sabu yang melibatkan tiga anggota Polri di asrama Sabhara Polda Maluku, Selasa (14/1/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang membenarkan bahwa lokasi pesta sabu yang melibatkan tiga oknum anggota polisi dan dua orang warga berada di dalam asrama Polri.

“Penangkapan lima tersangka ini dilakukan di asrama Polri,” kata Leo, saat gelar tersangka dan barang bukti, di Mapolresta Pulau Ambon, Selasa (14/1/2020).

Leo membeberkan penangkapan terhadap tiga anggota Polri, yakni IL alias Ilo, Brigpol EM alias Evan, dan Brigpol AM; serta dua orang lainnya, yakni SU dan HL, dilakukan setelah tim gabungan dari Ditresnarkoba Polda Maluku dan Reserse Narkoba Polresta Pulau Ambon membuntuti salah satu tersangka SU yang saat itu membeli sabu di Kecamatan Pulau Haruku.

Baca juga: 3 Anggota Polisi di Ambon Ditangkap Usai Pesta Sabu di Dalam Asrama

“Kami buntuti sejak minggu malam dan kami lakukan penggeledahan, pada Senin dini hari pukul 02.00 kami langsung tangkap lima orang yang saat itu memiliki dan menggunakan nakotika jenis sabu,” ujar dia.

Saat disinggung asrama Polri dijadikan lokasi pesta sabu, Leo mengaku, kelima tersangka itu hanya ingin bersenang-senang.

Dia juga mengakui bahwa dari hasil pemeriksaan, kelima tersangka sudah berulang kali menggelar pesta sabu.

”Mereka hanya ingin bersenang-senang dan pesta sabu di asrama ini baru pertama kali,” ujar dia.

Menanggapi asrama Polri yang dijadikan lokasi pesta sabu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat menegaskan, lokasi dan tempat mana saja bisa dijadikan sebagai tempat pesta sabu.

“Terkait asrama Polri ini, di mana pun tempat mereka bisa menggunakan itu (pesta sabu) dan kebetulan ada tiga anggota Polri. Jadi di mana saja mereka bisa lakukan itu, bukan hanya di asrama, tapi di mana saja bisa,” ungkap dia.

Baca juga: Tidak Bisa Mengelak, Oknum Polisi Ini Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk membongkar siapa pengedar sabu dan jaringannya.

“Kami akan dalami, penjual kami masih dalami, terus masuk jaringan mana, kami masih selidiki,” kata dia.

Sebelumnya, tiga oknum anggota polisi, yakni Bripka IL alias Ilo, Brigpol EM alias Evan, dan Brigpol AM, diringkus tim gabungan dari Reserse Narkoba Polda Maluku, Propam, dan petugas Resnarkoba Polresta Pulau Ambon seusai pesta narkoba bersama dua warga lainnya, SU dan HL, di asrama Ditsabhara Polda Maluku, kawasan Tantui Ambon, Senin (13/1/2020) pukul 02.00 WIT.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Regional
Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Regional
Cerita Warga Tak Tahu Mesin ADM, Padahal Bisa Cetak e-KTP dan KK Tanpa Antre

Cerita Warga Tak Tahu Mesin ADM, Padahal Bisa Cetak e-KTP dan KK Tanpa Antre

Regional
Kasus Guru Ngaji Cabuli 2 Santri, Pimpinan Pesantren: Dia Bukan Ustaz, tapi Teknisi

Kasus Guru Ngaji Cabuli 2 Santri, Pimpinan Pesantren: Dia Bukan Ustaz, tapi Teknisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X