"Saya Sempat Menangis dan Takut Saat Nabila Tanya Jati Dirinya..."

Kompas.com - 14/01/2020, 05:14 WIB
Nabila Azzahra (16) tengah bersama kedua orangtuanya di kediamannya Jalan Manggarupi, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Senin, (13/1/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Nabila Azzahra (16) tengah bersama kedua orangtuanya di kediamannya Jalan Manggarupi, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Senin, (13/1/2020).

KOMPAS.com - Kisah pertemuan Nabila dan Nadya, saudari kembar yang telah terpisah 16 tahun, mengungkap banyak cerita mengharukan.

Orangtua angkat Nabila, Ramli Rabaking Daeng Ngerang (57) dan Johra (56), menceritakan perasaan mereka begitu kalut saat Nabila menanyakan asal usul dirinya.

Johra masih mengingat pertanyaan itu terungkap oleh Nabila pada tanggal 7 Januari 2020.

"Saya menangis dan sempat tidak mau membeberkan rahasia yang selama ini kami pendam. Sebab, kami takut ia pergi dari kami dan kami tidak mau kehilangan Nabila," kata Johra sambil meneteskan air mata.

Baca juga: 16 Tahun Diadopsi dan Bertemu di Twitter, Siswi Ini Ternyata Punya 2 Saudara Kembar

Namun, setelah Johra dan suaminya memutuskan untuk membeberkan rahasia jati diri Nabila, yang telah mereka pendam selama 16 tahun, Johra merasa "plong".

Apalagi, ketakutan akan kehilangan Nabila usai menceritakan rahasia tersebut pun tak terjadi. Nabila masih sayang dan tidak meninggalkan mereka.

"Saya sangat sayang sama orangtuaku. Selama ini saya anggap saya adalah anak kandung mereka karena mereka berdua sangat sayang dengan saya," kata Nabila.

Sementara itu, Johra menceritakan, pertemuan dirinya dengan Nabila adalah di bulan April 2013.

Saat itu, Nabila baru berusia satu bulan. Tubuh Nabila sangat kecil dan tak mencapai 2 kg. Lantaran iba melihat kondisi Nabila yang diasuh ibu kandungnya seorang diri dan dengan keterbatasan ekonomi, Johra dan suaminya lalu sepakat untuk mengadopsi bayi tersebut.

Keduanya lalu memberikan nama bayi kecil tersebut tersebut Nabila Azzahra.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Regional
Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Regional
Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X