Kompas.com - 13/01/2020, 21:12 WIB
Pembacokan brutal di Bandung tangkapan layar/KOMPAS TVPembacokan brutal di Bandung

KOMPAS.com - Sebuah video pembacokan yang dilakukan dua orang pengendara sepeda motor terhadap sekelompok remaja terekam kamera pengawas dan viral di media sosial.

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi di Jalan M Yunus, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

Dalam video tersebut terlihat, sekelompok remaja tengah berkendara, tiba-tiba dari belakang muncul pengendara lain yang berboncengan menghampiri kelompok tersebut dan langsung melakukan aksi pembacokan.

Aksi pembacokan sendiri berhenti setelah salah satu anggota Polsek Cicendo, bernama Bripka Saepudin melintas di jalan itu dan memberikan tembakan peringatan ke udara hingga membuat pelaku melarikan diri.

Baca juga: Polisi Usut Video Viral Aksi Pembacokan Misterius di Bandung

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, dalam kejadian itu satu orang menjadi korban, di mana korban mengalami luka di bagian kepala.

"Korban satu orang, luka di kepala. Kita belum periksa korban karena masih syok kita tunggu setelah fisik dan psikisnya sudah sehat, kita akan lakukan pemeriksaan," katanya di Kampus ITB, Senin (13/1/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masih dikatakan Irma, saat terjadi pembacokan kebetulan ada anggota yang melintas dan mengeluarkan tembakan ke udara, anggota tersebut dari Polsek Cicendo, bernama Bripka Saepudin.

"Anggota bersangkutan menyelamatkan dulu korban dengan membawanya ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk pertolongan pertama," katanya.

Baca juga: Kronologi Video Viral Aksi Pembacokan Misterius di Bandung

Irman mengungkapkan, saat ini Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung dibantu Polsek Cicendo tengah menangani perisitiwa itu.

"Tim masih bekerja untuk pengungkapan kasus tersebut," katanya.

Saat ini, tim tersebut sudah menindak lanjuti penanganan kasus tersebut. Kata dia, mereka sudah melakukan olah tempat kejadian perkara hingga memeriksa saksi-saksi.

"Kami melakukan pengejaran terhadap pelaku. Untuk motifnya masih didalami. Rekaman CCTV jadi petunjuk untuk menangkap pelaku," ujarnya.

Baca juga: Motif Pembacokan Remaja di Bekasi karena Cemburu, Para Pelaku Buat Skenario Pembegalan

Untuk sementara, lanjutnya, pihaknya tidak menemukan adanya pencurian dalam peristiwa pembacokan itu.

"Tidak ada barang hilang, dan tidak ada pencurian saat ini. Tapi ini masih didalami motif latar belakang kasus tersebut," ungkapnya.

 

Penulis: Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor: Farid Assifa)/Tribunnews.com



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.