Polisi di Makassar Tangkap Imigran Afghanistan yang Aniaya Temannya

Kompas.com - 13/01/2020, 17:49 WIB
Ilustrasi penganiayaan Kompas.com/ERICSSENIlustrasi penganiayaan

MAKASSAR, KOMPAS.com -Polrestabes Makassar menangkap Ghani (22), imigran asal Afghanistan, yang diduga menganiaya temannya, Ramin Boonyadi. 

Penganiayaan ini terjadi di sebuah pondok Jalan kemerdekaan VII, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Kamis (9/1/2020). 

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, penganiayaan bermula saat Ramin menegur Ghani karena mengeluarkan makanan yang disimpan dalam kulkas. 

"Ghani tidak terima dengan teguran korban, pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan kepalan tangan yang mengenai alis kanan dan mulut korban," kata Indratmoko melalui pesan singkat, Senin (13/1/2020).

Baca juga: Satu Keluarga Korban Penganiayaan Orang Tidak Dikenal Jalani CT Scan

Namun saat diinterogasi, sebut Indratmoko, Ghani menolak dikatakan telah menganiaya rekannya tersebut.

Ghani menyebut rekannya tersebut terluka lantaran terjatuh di lantai. 

Pemuda Afghanistan itu bersikeras saat kejadian tersebut, rekannya terjatuh lantaran lantai tempat tinggalnya digenangi air sehingga licin. 

"Ghani mengaku bahwa sebelum korban terjatuh dia sempat dimarahi oleh korban karena tempat makanan milik korban ada yang memindahkan dari dalam lemari kulkas," tutur Indratmoko. 

Baca juga: Ibu Kandung dan Ayah Tiri Jadi Tersangka Penganiayaan Bocah 9 Tahun hingga Tewas

Meski demikian, saat itu Ghani tetap dibawa ke Mapolsek Tamalanrea oleh polisi.

Hingga kini, sebut Indratmoko, Ghani masih menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X