Jebol Atap Mapolsek Pontianak Utara, 4 Tahanan Kabur

Kompas.com - 13/01/2020, 13:06 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Sebanyak empat tahanan Polsek Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, kabur, Sabtu (11/1/2020) malam.

Mereka kabur dengan cara menjebol atap ruang tahanan.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go menjelaskan, sampai saat ini, tiga dari empat tahanan yang melarikan diri sudah berhasil ditangkap.

"Dua dari tiga tahanan diamankan kembali setelah kepolisian melakukan pendekatan kepada keluarga mereka. Sementara satu orang ditangkap," kata Donny kepada Kompas.com, Senin (13/1/2020).

Baca juga: 4 Kasus Tahanan Kabur, Lewat Gorong-gorong Kamar Mandi hingga Istri Selundupkan Gergaji

Donny menjelaskan, tahanan kabur pertama yang ditangkap yakni Ronald.

Tahanan dengan kasus curanmor ini ditangkap di dekat Asrama Polisi, pada Minggu (12/1/2020) dini hari, lantaran gerak geriknya mencurigakan.

Kemudian tahanan yang kabur lainnya, Fahmi, pada Minggu (12/1/2020) sore, diserahkan langsung pihak keluarga ke Polsek Pontianak Utara.

Begitu juga dengan Ali, tahanan dengan kasus pencurian sepeda motor ini diserahkan oleh pihak keluarga ke Mapolsek Pontianak Utara pada Minggu (12/1/2020) malam.

"Tahanan yang masih kabur dan belum ditangkap adalah Samsul alias Kincut," ucap Donny.

Baca juga: 6 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Ditangkap

Kincut merupakan residivis kambuhan, dan diduga merupakan otak di balik kaburnya para tahanan dari Mapolsek Pontianak Utara.

"Tiga tahanam yang sudah diamankan tersebut, kini dipindahkan penahanannya ke Polresta Pontianak," kakta Donny.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
Pemasok Kartu Ponsel 'Gojek Tuyul' Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Pemasok Kartu Ponsel "Gojek Tuyul" Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Regional
Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Regional
Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Regional
Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut 'Shift' Malam Dihapus

Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut "Shift" Malam Dihapus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X