Longsor di Tanjakan Mala Dibersihkan, Jalur Lintas Selatan Cianjur Kembali Lancar

Kompas.com - 13/01/2020, 11:38 WIB
Petugas tengah menyingkirkan material longsor dari tebing tanjakan Mala di Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang sempat menutup badan jalan, Minggu (12/01/2020) Dok: Polsek NaringgulPetugas tengah menyingkirkan material longsor dari tebing tanjakan Mala di Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang sempat menutup badan jalan, Minggu (12/01/2020)

CIANJUR, KOMPAS.com – Material longsor tebing tanjakan Mala Naringgul, yang sempat menutup sebagian ruas jalan lintas selatan Cianjur, Jawa Barat, telah dibersihkan, Minggu (12/01/2020).

Paur Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayudha mengatakan, saat ini arus kendaraan di jalur lintas provinsi itu kembali lancar dari kedua arah.

“Sudah dibersihkan tadi oleh petugas gabungan, TNI/Polri, relawan dan petugas lainnya, juga dibantu masyarakat setempat,” katanya seperti dikutip dari rilis tertulis, Minggu.

Baca juga: BPBD: 10 Titik Rawan Bencana di Cianjur Selatan Berpotensi Tsunami hingga Pergerakan Tanah

Kendati demikian, pihaknya mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Kita imbau tidak ada aktivitas dulu di sekitar tebing, dan pengendara agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengingat banyak titik rawan longsor di jalur selatan karena konturnya perbukitan,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, tebing tanjakan Mala di ruas jalan lintas selatan Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ambruk sebagian akibat longsor, Minggu (12/01/2020).

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, namun arus kendaraan sempat terganggu karena ada material longsor yang menutup sebagian badan jalan.

Tingginya curah hujan di wilayah tersebut ditenggarai sebagai pemicu longsornya tebing yang berlokasi di Kampung Cibodas RT 002/008, Desa Naringgul, itu.

Baca juga: Tebing Tanjakan Mala di Ruas Lintas Selatan Cianjur Longsor

Batu besar yang menempel pada tebing di ketinggian 12 meter ambruk, sehingga kawat baja yang dipasang sebagai penahan longsor tidak kuat menahannya.

Tebing tanjakan Mala itu sendiri merupakan ikon bagi wilayah tersebut, dan kerap dijadikan spot swafoto oleh pengendara dan pengguna jalan, serta masyarakat setempat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X