Polisi Buru Pemasok Senjata KKB, yang Diduga Berasal dari Lumajang

Kompas.com - 13/01/2020, 09:33 WIB
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRAKapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Polisi akan melacak senjata yang digunakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Pasalnya, beberapa senjata rakitan berspesifikasi modern yang digunakan KKB di Papua ada yang sudah teridentifikasi berasal dari Lumajang, Jawa Timur.

" Senjata rakitan ini terindikasi sudah masuk di Papua," kata Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw, Minggu (12/1/2020).

Selain dari Lumajang, Paulus mengatakan sejumlah senjata juga diduga di pasok luar negeri. Seperti Papua New Guinea (PNG) dan Filipina.

Baca juga: Senjata yang Digunakan KKB di Papua Diduga Ada yang dari Lumajang Jawa Timur

Untuk menghindari pemeriksaan, kata Paulus, penyelundupan senjata ilegal itu diduga melewati jalur tikus di wilayah perbatasan RI-PNG.

Sedangkan penyelundupan senjata dari Filipina, informasi yang didapat melewati Maluku Utara, kemudian masuk ke Sorong, Papua Barat.

Karena itu, pihaknya akan melakukan pelacakan dan memburu pemasok senjata serta amunisi yang digunakan KKB tersebut.

Diberitakan sebelumnya, konflik antara KKB dan aparat keamanan di Nduga, Papua kembali terjadi pada Sabtu (11/1/2020).

Seorang anggota Brimob Polda Maluku, Bharatu Luki Darmadi yang sedang membuang sampah diberondong senjata oleh KKB.

Beruntung, serangan dari KKB di Kenyam, Nduga, Papua, itu tidak memakan korban.

Meski terkena luka tembak pada bagian paha, Bharatu Luki Darmadi berhasil menyelamatkan diri, setelah berlindung di balik mesin molen.

Penulis : Kontributor Kompas TV Timika, Irsul Panca Aditra | Editor : Khairina

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X