BI Musnahkan Uang Lusuh Rp 2,7 Triliun di NTT

Kompas.com - 12/01/2020, 10:24 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia (BI). SHUTTERSTOCKIlustrasi Bank Indonesia (BI).

KUPANG, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2019 lalu, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) memusnahkan Rp 2,7 triliun uang lusuh yang beredar di wilayah itu.

Hal itu disampaikan Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang, dan Layanan Administrasi BI PerwakilanNTT Eddy Junaedi kepada sejumlah wartawan di Kupang, Sabtu (11/1/2020) kemarin.

“Uang lusuh sebanyak Rp 2,7 triliun yang kami musnahkan ini yan rusak, ada sangat kotor, bolong-bolong, maupun tempelan lem dan banyak coretan,” ujar Eddy.

Menurut Eddy, Bank Indonesia secara reguler melakukan pemusnahan uang lusuh yang disetor dari perbankan menggunakan mesin peracik.


Baca juga: Sepanjang 2019, BI Masih Temukan Pecahan Uang Palsu Beredar di NTT

Selain itu, lanjut Eddy, uang lusuh juga disetor dari delapan kas titipan BI yang menyebar di Provinsi NTT yang kebanyakan didominasi pecahan kecil.

“Kalau yang pecahan kecil itu kami tidak olah lagi, karena biasanya sudah benar-benar rusak dan tidak layak beredar,” kata Eddy.

Selama 2019, kata Eddy, pihaknya menukar uang secara reguler melalui perbankan, kas titipan, maupun kas keliling pada 55 titik yang tersebar di NTT.

Eddy menyebut, kebiasaan masyarakat yang tidak menyimpan uang secara rapi menjadi salah satu penyebab uang rupiah cepat lusuh.

“Semestinya uang disimpan dalam dompet, tetapi kebiasaan masyarakat kita itu uang diremas lalu disimpan begitu saja dalam kantong pakaian sehingga cepat rusak,” katanya.

Baca juga: Selip Ban, Truk Boks Milik Bank Indonesia Terguling di Banjarnegara

"Kami akan terus-menerus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencintai uang rupiah melalui Program Peduli dan Sadar Rupiah," tutupnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

Warga Gunungkidul yang Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel yang Menjuntai Hendak ke Pantai

Regional
Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Suka Cita

Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Suka Cita

Regional
4 Warga di NTT Tersambar Petir, 2 Orang Tewas Seketika

4 Warga di NTT Tersambar Petir, 2 Orang Tewas Seketika

Regional
Sistem Imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bermasalah, Petugas Data Manual

Sistem Imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bermasalah, Petugas Data Manual

Regional
Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

Regional
Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Regional
Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Regional
Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Regional
Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Regional
Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Regional
Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Regional
Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Regional
Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Regional
Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Regional
Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X