Seorang Petani Tewas oleh Jebakan Tikus yang Dipasangnya Sendiri

Kompas.com - 12/01/2020, 09:58 WIB
Anggota Polsek Geneng melakukan  pemeriksaan di lokasi kejadan perkara dimana Sungkono (45) warga Desa Baderan Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi ditemukan tersengat aliran listrik dari kabel jebakan tikus yang dipasangnya. KOMPAS.COM/DOK POLSEK GENEGAnggota Polsek Geneng melakukan pemeriksaan di lokasi kejadan perkara dimana Sungkono (45) warga Desa Baderan Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi ditemukan tersengat aliran listrik dari kabel jebakan tikus yang dipasangnya.

NGAWI, KOMPAS.com - Jebakan tikus beraliran listrik di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kembali membawa korban jiwa.

Sungkono (45), warga Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, ditemukan tewas tersengat aliran listrik dari kabel jebakan tikus yang dipasangnya sendiri, Sabtu (11/1/2020) malam. 

Kapolsek Geneng AKP Dhanang Prasmoko mengatakan, sebelumnya, korban menyalakan genset untuk mengaliri listrik jebakan tikus yang dipasangnya.

“Terpeleset di pematang sawah dan siku tangan kiri korban mengenai kawat jebakan tikus yang dialiri arus listrik,” ujarnya melalui pesan singkat, Minggu (12/01/2020).

Baca juga: Tersengat Listrik, Pria Ini Jatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 10 Meter

Mahmud (27), anak korban yang berada tak jauh dari lokasi kejadian sempat mendengar korban jatuh dan berteriak, kemudian datang dan mematikan mesin genset yang digunakan mengaliri listrik untuk jebakan tikus.  

Mahmud kemudian membawa korban ke Puskesmas Geneng dengan membonceng sepeda motor dibantu tetangganya yang berada di sawah.  

“Sampai di puskesmas korban sudah tidak bisa  ditolong,” imbuh Dhanang.

Sebulan terakhir di Kabupaten Ngawi, 2 warga ditemukan tewas karena jebakan tikus beraliran listrik.

Pada Selasa (7/1/2020), warga menemukan mayat tanpa identitas seorang nenek berusia sekitar 70 tahun yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Nenek itu diduga tewas karena tersengat aliran listrik dari jebakan tikus di area persawahan Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur.

Dhanang mengaku di Kecamatan Geneng sebenarnya sudah banyak yang tidak lagi memasang jebakan tikus beraliran listrik karena berbahaya.

Baca juga: Diduga Tersengat Listrik, Dua Pekerja Sumur Bor Tewas

 

Namun sebagian petani masih ada yang sembunyi-sembunyi memasang jebakan tikus beraliran listrik.

“Dari polsek sudah mengimbau, dan masyarakat sebagian besar sudah tidak lagi (memasang jebatan tikus listrik), namun masih ada yang sembunyi-sembunyi pasang,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.