[POPULER NUSANTARA] Jadi Terdakwa karena Menagih Utang Lewat Instagram | Bom Rakitan Meledak di Depan Rumah Warga

Kompas.com - 12/01/2020, 06:50 WIB
Rumah korban ledakan bom rakitan Polres SelumaRumah korban ledakan bom rakitan
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kasus  Febi Nur Amelia (29), warga Medan, Sumatera Utara, yang menjadi terdakwa atas kasus pencemaran nama baik menjadi sorotan pembaca.

Febi dilaporkan oleh Fitriani Manurung karena caranya menagih utang dengan membuat status di Instagram Story dianggap telah melakukan penghinaan dan mencemarkan nama baik.

Sementara di Kabupaten Seluma, Bengkulu, bom rakitan yang meledak di depan pintu rumah warga juga menjadi perhatian pembaca Kompas.com.

Bom rakitan yang terletak dalam sebuah tas tergeletak di depan rumah seorang warga. Saat tas dibuka, bom langsung meledak dan melukai pemilik rumah.

Berikut ini lima berita populer selengkapnya:

1. Jadi terdakwa karena menagih utang lewat Instagram

Febi Nur Amelia saat duduk di kursi dakwaan ruang Cakra 5, Selasa (7/1/2020). Tribun Medan/Alif Al Qadri Harahap Febi Nur Amelia saat duduk di kursi dakwaan ruang Cakra 5, Selasa (7/1/2020).

Febi Nur Amelia (29), warga Kompleks Menteng Indah, Medan, Sumatera Utara, menjadi terdakwa setelah diduga melakukan pencemaran nama baik kepada Fitriani Manurung.

Febi diduga melakukan penghinaan terhadap Fitriani, karena menagih utang dengan cara membuat status Instagram Story.

Karena perbuatannya itu, Jaksa Penuntut Umum, Sri Lestari menganggap terdakwa telah sengaja mentransmisikan penghinaan pencemaran nama baik.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008, Tentang Informasi dan Transaksi Elektronika," ujarnya, dikutip dari Tribunnews.com.

Baca juga: Duduk Perkara Wanita di Medan Disidang karena Tagih Utang Rp 70 Juta ke Ibu Kombes Lewat Instagram

2. Bom rakitan meledak di depan pintu rumah warga

Ilustrasi bomShutterstock Ilustrasi bom

Bom rakitan yang berada di dalam sebuah tas tergeletak di depan rumah seorang warga di Desa Padang, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Bengkulu, Sabtu (11/1/2020).

Mengetahui ada tas tersebut, sang pemilik rumah, Alex alias Halidin (60), penasaran dan membukanya.

Saat dibuka, seketika bom rakitan tersebut meledak dan melukainya.

"Iya benar tadi pagi ada ledakan di Seluma. Ada satu orang korban yakni pemilik rumah itu sendiri. Korban saat ini mendapatkan perawatan akibat luka terkena ledakan," kata Kabid Humas Polda Bengkulu Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Sudarno seperti dilansir dari Antara.

Baca juga: Bom Rakitan Meledak di Depan Pintu Rumah, Warga Berhamburan Keluar

3. Anggota Brimob diserang KKB di Nduga, Papua

Korban ketika dinaikan ke mobil ambulans setelah dievakuasi dari Nduga ke Timika, Sabtu (11/1/2020).ISTIMEWA Korban ketika dinaikan ke mobil ambulans setelah dievakuasi dari Nduga ke Timika, Sabtu (11/1/2020).

Seorang anggota Brimob Polda Maluku yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa, Bharatu Luki Darmadi terkena luka tembak di bagian paha.

Ia diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat sedang melakukan kegiatan kurve di Kenyam, Nduga, Papua, Sabtu (11/1/2020).

"Pada saat terdengar bunyi tembakan dan mengenai korban, Bharatu Luky Darmadi langsung berteriak ke arah Pos bahwa 'saya terkena tembak di paha'," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulisnya.

Setelah berhasil dievakuasi, kini anggota Brimob tersebut telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika.

Baca juga: Kronologi Anggota Brimob Ditembak KKB di Nduga, Papua

4. Tedi suami Lina lelah diperiksa polisi

Tedi Padriyana, suami mendiang Lina Jubaedah tengah diwawancara awak media usai dimintai keterangan oleh pihak kepolisian di Mapolrestabes Bandung, Jumat (10/1/2020).KOMPAS.COM/AGIE PERMADI Tedi Padriyana, suami mendiang Lina Jubaedah tengah diwawancara awak media usai dimintai keterangan oleh pihak kepolisian di Mapolrestabes Bandung, Jumat (10/1/2020).

Tedi Pradiyana, suami mendiang Lina Jubaedah merasa lelah saat harus membantu proses penyelidikan polisi terhadap kematian istrinya.

Pasalnya, selain beberapa kali harus berkunjung di Polrestabes Bandung ia juga masih harus sibuk menyiapkan acara tahlilan mendiang istrinya.

Saat dimintai keterangan oleh polisi itu, ia mengaku dicecar puluhan pertanyaan terkait kematian Lina.

Bahkan, ponselnya juga diperiksa oleh tim IT kepolisian.

"Ya cukup melelahkan sebenarnya, tapi kita harus kooperatif ya karena biar gak jadi teka-teki lagi ke masyarakat, biar almarhumah bunda Lina-nya juga tenang di alam sana. Jadi kita harus benar-benar ekstra sabar dan tabah," kata Tedi.

Baca juga: Tiga Kali Jalani Pemeriksaan, Tedi Suami Lina: Saya Lelah Diperiksa Polisi

5. Anak hakim PN Medan tak menyangka ibu tiri pelakunya

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin (kiri dan memegang mik) memaparkan kasus pembunuhan hakim PN Medan, Jamaludin (55). Tampak dua orang tersangka, Zuraida dan tersangka lainnya.KOMPAS.COM/DEWANTORO Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin (kiri dan memegang mik) memaparkan kasus pembunuhan hakim PN Medan, Jamaludin (55). Tampak dua orang tersangka, Zuraida dan tersangka lainnya.

Anak Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin (55), Kenny Akbari Jamal tak menyangka pelaku pembunuh ayahnya justru ibu tiri.

Apalagi selama ini, ia tak pernah melihat ada pertengkaran dalam rumah tangga kedua orangtuanya tersebut.

"Kalau dari aku pribadi sih, nggak nyangka sih," katanya saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirgandi, Kamis (9/1/2020) dikutip dari Tribun-Medan.com.

Bahkan, jawaban ibu tirinya saat ditanya alasan melakukan pembunuhan terhadap ayahnya itu juga dianggap Kenny susah diterima akal sehat. Karena Zubaida hanya menjawab khilaf.

"Kalau dilihat ke belakang,kan ini dah lama. Ini kan dah lama direncanain, kok bisa terpikirkan sama bunda kayak gini. Saat ditanya sama bunda apa motifnya, bunda cuman bilang kilaf, gelap mata," ujar Kenny.

Baca juga: Hakim PN Medan Tewas Dibunuh Istri, Ini Motif dan Pengakuannya Pada Sang Anak

(Penulis: Agie Permadi, Irsul Panca Aditra, | Editor : Candra Setia Budi, Dony Aprian, Abba Gabrillin, Pythag Kurniati)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X