Sebuah Granat Ditemukan Siswa SMP Saat Bersih-bersih

Kompas.com - 11/01/2020, 13:28 WIB

Ilustrasi granat nanas | KOMPAS.com/ WIJAYA KUSUMA
KOMPAS.com/ WIJAYA KUSUMA Ilustrasi granat nanas | KOMPAS.com/ WIJAYA KUSUMA

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang siswa SMP Katolik menemukan benda mirip granat saat sedang bekerja bakti di halaman sekolahnya di Jalan Belibis, Kecamatan Mariso, Makassar, Sabtu (11/1/2020) pagi. 

Kapolsek Mariso Kompol Ahmad Yulias saat dikonfirmasi mengatakan bahwa semula siswa yang diketahui bernama Brian Jeremia itu mengira granat yang ditemukannya hanyalah sebuah besi. 

Namun, Brian curiga benda tersebut merupakan bahan peledak hingga dirinya memutuskan untuk memanggil kepala sekolahnya. Hal ini spontan membuat penghuni sekolah geger. 

Baca juga: Granat Nanas di Magetan Diduga Milik Pensiunan Polisi yang Sudah Meninggal

"Memang benar ada penemuan. Ditemukan di pinggir jalan oleh anak SMP. Saat dia temukan itu barang dia curiga tidak tahu barang apa, sehingga dia bawa ke kepala sekolahnya," kata Ahmad kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon. 

Ahmad mengatakan, pihaknya segera mendatangi sekolah tersebut saat mendapatkan laporan mengenai adanya penemuan granat itu. 

Brian dan kepala sekolahnya pun dibawa ke Polsek Mariso bersama granat yang ditemukan di sekolahnya itu. 

"Setelah itu, saya hubungi Brimob Gegana untuk memastikan apakah itu granat atau besi biasa. Setelah dianalisa Brimob pastikan kalau itu granat," tutur dia. 

Baca juga: Pencari Batu Akik Temukan Granat Buatan Jerman di Sungai

Ahmad belum bisa memastikan apakah granat yang ditemukan itu aktif atau tidak.

Namun, menurutnya, granat tersebut sudah dibawa ke mako Brimob Polda Sulsel untuk dianalisis lebih lanjut. 

"Biasanya kan kalau lokasi luas atau tanah kosong bisa diledakkan, tapi karena pemukiman padat penduduk, jadi dibawa ke markasnya untuk memastikan (apakah aktif atau tidak)," terang Ahmad. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Diduga Depresi, Ibu di Kalsel Bunuh Dua Anaknya yang Masih Balita

Regional
Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Jerinx, Anggap Putusan Hakim Tak Berikan Efek Jera

Regional
Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X