Nelayan di Luwu Saling Serang Antar-kampung, 3 Pemuda Jadi Korban

Kompas.com - 11/01/2020, 10:11 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

LUWU, KOMPAS.com – Tiga orang nelayan jadi sasaran amukan saat saling serang antar warga kampung nelayan di Jalan Pendidikan, Dusun Ulo-ulo, Desa Belopa, Kabupaten Luwu, Pada Jumat (10/1/2020) pukul 18.00 Wita.

Ketiga korban yakni Rijal (18), Fendi (35) dan Safaruddin (19), warga Dusun Kambuno, Desa Belopa, Kecamatan  Belopa.

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Luwu, AKP Faisal Syam mengatakan, dalam kejadian tersebut, polisi mengamankan 3 orang pelaku yakni MR ( 25), MO (24), DD (25).

Sementara, satu orang dinyatakan sebagai daftar pencarian orang (DPO) yaitu OD (40).

Baca juga: Antisipasi Dampak Angin Monsun, Polres Luwu Siapkan 4 Perahu Karet

“Mereka diamankan pada Jumat (10/1/2020) sekira pukul 20.00 Wita, berdasarkan penyelidikan di lapangan anggota Satreskrim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa MR dan MO berada di rumah neneknya di Dusun Ulo-ulo, Desa Belopa, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, selanjutnya anggota melakukan penangkapan terhadap keduanya yaitu MR dan MO,” kata Faisal Syam, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (11/1/2020).

Kejadian bermula saat MR duduk bersama OD dan seorang lelaki bernama Firman di rumah Firman.

Namun, tiba-tiba datang Rijal berteman sekitar 10 orang, selanjutnya Rijal bertanya kepada MR menanyakan Anjung.

Namun, MR menjawab tidak tahu, selanjutnya salah seorang teman  Rijal mengatakan "pukuli saja" dan MR di keroyok oleh Rijal bersama temannya sehingga datang MO membawa sebilah parang dan menyuruh mereka pulang.

“MO datang dan menyuruh pulang dengan mengatakan "pulang semua" akan tetapi Rijal bersama teman tidak mau pulang, sehingga MO memarangi Rijal sebanyak satu kali, dan pada saat itu datang DD bersama OD ikut memukuli Rijal bersama teman, selanjutnya datang Bapak Akas dari arah belakang MO mengambil sebilah parang yang di pegang oleh MO, setelah itu MR  bersama MO dan Bapak Akas meninggalkan tempat kejadian,” ucap Faisal.

Baca juga: Kerap Nonton Video Porno, Pemuda di Luwu Cabuli Bocah di Bawah Umur

Dari kejadian tersebut, Rijal dilarikan ke Rumah Sakit Batara Guru Belopa, untuk mendapat perawatan.

Sementara, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah parang gagang berwarna coklat.

“Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan di Mako Polres Luwu, guna proses selanjutnya,” ujar dia.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengamanan di lokasi untuk menghindari aksi balas dendam dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita 42 Jemaah Umrah Asal Lampung, Lolos Pemeriksaan Bandara King Abdul Aziz di Detik Terakhir

Cerita 42 Jemaah Umrah Asal Lampung, Lolos Pemeriksaan Bandara King Abdul Aziz di Detik Terakhir

Regional
Pengakuan Istri yang Tega Bunuh Suami dan Potong Alat Vitalnya dengan Pisau Dapur di Kalteng

Pengakuan Istri yang Tega Bunuh Suami dan Potong Alat Vitalnya dengan Pisau Dapur di Kalteng

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

Wanita Pemandu Karaoke Tewas Dibekap Selimut, 11 Saksi Termasuk Pemilik Indekos Diperiksa

Regional
Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Menag Fachrul Razi Berharap Penghentian Visa Arab Saudi Tak Berlanjut ke Musim Haji

Regional
Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Seorang Pelajar SMK di Jayapura Perkosa dan Bunuh Seorang Wanita, Barang Korban Dibawa Kabur

Regional
Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Telanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Telanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Regional
Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Regional
Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Regional
Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Regional
Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Regional
Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Regional
Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Regional
Sadis, Seorang Istri Bunuh dan Potong Kelamin Suami di Kalteng

Sadis, Seorang Istri Bunuh dan Potong Kelamin Suami di Kalteng

Regional
Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X