Saat Mahasiswa dan Aparat Keamanan Kompak Beri Bantuan Korban Banjir

Kompas.com - 10/01/2020, 22:23 WIB
Mahasiswa bersama pihak kepolisian dan anggota TNI, saat membagikan bantuan dan sekaligus bersih-bersih sampah di Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik, Jumat (10/1/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHMahasiswa bersama pihak kepolisian dan anggota TNI, saat membagikan bantuan dan sekaligus bersih-bersih sampah di Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik, Jumat (10/1/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Banjir akibat luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mulai berangsur surut.

Air terpantau sudah tidak lagi menggenangi wilayah pedesaan di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng pada Jumat (10/1/2020).

Sementara itu, di Kecamatan Cerme, masih ada beberapa desa yang memang masih tergenang air.

Hanya saja, genangan air terpantau memiliki ketinggian yang lebih rendah dari sebelumnya.


Kondisi tersebut tidak mematahkan semangat dari para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Gresik, Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Baca juga: Misteri Mayat di Tol Kebonmas Gresik, Dibunuh karena Dendam Istri Dihamili

Mereka terjun langsung memberikan bantuan kepada warga desa yang masih terdampak banjir.

Bersama dengan aparat kepolisian dan anggota TNI, mereka membagikan bantuan berupa makanan cepat saji dan nasi bungkus.

Pembagian dilakukan di Desa Iker-iker Geger dan Kecamatan Cerme yang masih terdampak banjir.

"Kami ingin berbagi dengan sesama, untuk membantu meringankan beban yang sedang dialami oleh warga akibat luapan Kali Lamong," ujar Ketua HMI Gresik Umar Faruq di sela agenda pemberian bantuan, Jumat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X