Selama 2 Hari Longsor Terjadi di 6 Kecamatan di Garut Selatan

Kompas.com - 10/01/2020, 20:34 WIB
Kapolsek Banjarwangi Iptu Masrokan membersihkan jalan kabupaten akses keluar masuk Kecamatan Banjarwangi  yang tertimbun longsoran di Desa Tanjungjaya. Longsor terjadi Jumat (10/01/2020) (Handout Polsek Banjarwangi) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGKapolsek Banjarwangi Iptu Masrokan membersihkan jalan kabupaten akses keluar masuk Kecamatan Banjarwangi yang tertimbun longsoran di Desa Tanjungjaya. Longsor terjadi Jumat (10/01/2020) (Handout Polsek Banjarwangi)

GARUT, KOMPAS.com – Terhitung sejak Kamis (9/1/2020), enam kecamatan di wilayah Garut Selatan, Jawa Barat, terjadi longsor.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut Tubagus Sofyan menuturkan, longsor terjadi di Kecamatan Banjarwangi, Pamulihan, Bungbulang, Cikajang, Cihurip, Singajaya dan Mekarmukti.

“Banjarwangi paling banyak, ada tiga titik longsor yang mengancam 16 rumah warga yang tersebar di tiga desa yaitu Bojong, Tanjungjaya dan Kadongdong,” jelas Tubagus, Jumat (10/1/2020).

Baca juga: Sempat Tertutup Longsor, Jalan Penghubung Lahat-Pagaralam Bisa Dilalui Kendaraan

Dia menambahkan, untuk di Kecamatan Pamulihan, material longskd menimpa badan jalan kabupaten di Desa Pakenjeng.

Kemudian di Bungbulang, sebagian badan jalan kabupaten di Desa Mekarjaya tertutup longsor.

“Untuk jalan yang tertimbun longsoran, hari ini sudah bisa dilalui kendaraan, warga dan aparat pemerintah telah membersihkan material longsoran,” jelasnya.

Baca juga: Diguyur Hujan Lebat, Jalinbar Sumatera Putus Akibat Longsor dan Banjir

Tubagus menuturkan, di Kecamatan lainnya seperti Cikajang, longsoran menimpa dua rumah warga di Kampung Cihideung Desa Cipangramatan.

"Pemilik rumah selamat dan telah diungsikan," ujarnya.

Sementara di Kecamatan Cihurip dan Mekarmukti, longsor mengancam tiga rumah warga.

Baca juga: Kapolri: Bencana Banjir dan Longsor jadi Peringatan bagi Kita

Dia mengaku, pemerintah daerah telah berupaya mengevakuasi terhadap warga yang rumahnya terdampak longsor.

“Laporan terbaru yang masuk ke BPBD, dari Kecamatan Mekarmukti dan Cihurip, sore ini terjadi longsor dan tanah retak,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Banjarwangi, Iptu Masrokan mengatakan, longsor yang sebelumnya menutupi jalan kabupaten di Banjarwangi sudah bisa dilalui kendaraan.

“Longsoran di Kampung Lawang Angin Desa Tanjungjaya sekarang sudah bisa dilalui kendaraan, sejak tadi pagi kita kerja bakti dengan warga membersihkan longsoran,” jelasnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Kisah Perawat Positif Covid-19, Sering Ditanya Anak Balitanya 'Kapan Pulang' hingga Berjuang Sembuh

Regional
Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X