Kebakaran Ruko yang Tewaskan 5 Orang di Makassar Berawal dari Percikan Api Lampu

Kompas.com - 09/01/2020, 19:33 WIB
Rumah toko milik Benny yang hangus usai dilalap api di Jalan Titang, Kecamatan Makassar, Makassar Kamis (9/1/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANRumah toko milik Benny yang hangus usai dilalap api di Jalan Titang, Kecamatan Makassar, Makassar Kamis (9/1/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, kebakaran yang menghanguskan sebuah ruko berlantai dua di Makassar berasal dari percikan api lampu yang berasal dari lantai satu ruko.

Saat terbakar, api cepat merambat hingga menghanguskan isi di dalam rumah. 

Penyebab api membesar karena api membakar bahan usaha bantal dan guling yang dijual di ruko itu.

"Mereka ini home industri, pembuatan bantal dan guling dengan bahan-bahan mudah terbakar seperti karet busa, bulu angsa. Sehingga ketika ada percikan api dari bawah menyebar ke atas terus sudah tidak bisa diselamatkan lagi," kata Yudhiawan saat diwawancarai di lokasi kejadian, Kamis sore. 

Baca juga: 5 Orang Tewas dalam Kebakaran Ruko di Makassar

Yudhiawan menjelaskan, lima korban yang meninggal saat kebakaran berada di lantai dua ruko.

Jendela lantai dua yang terkunci membuat korban kebakaran terjebak tak bisa keluar. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lima korban yang tewas merupakan istri Benny yang merupakan pemilik ruko, Monita, dua anaknya, satu cucu, dan seorang karyawan rukonya.

Sementara empat karyawan Benny saat kebakaran sempat keluar ruko meski juga mengalami luka dan saat ini masih dirawat di rumah sakit. 

"Sementara ini kita, selidiki lagi karena anggota masih berada di lapangan. Termasuk tim laboratoriun forensik (Labfor), kita kumpulkan data-datanya biar bisa kita ketahui secara jelas," tutur Yudhiawan. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X