KPAID Minta Orangtua yang Aniaya Anak 9 Tahun hingga Tewas Dijerat Pasal Pemberatan

Kompas.com - 09/01/2020, 18:52 WIB
Ilustrasi kekerasan TOTO SIHONOIlustrasi kekerasan

PONTIANAK, KOMPAS.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, meminta kepolisian menerapkan pasal pemberatan kepada kedua orangtua yang jadi tersangka penganiayaan bocah berusia 9 tahun.

"Kami merasa miris melihat kasus ini. Karena tersangkanya justru kedua orangtua korban," kata Ketua KPAI Kubu Raya Diah Safitri, kepada sejumlah wartawan Kamis (9/1/2020).

Terkait kasus tersebut, KPAID pastikan terus melakukan pemantauan dan pengawasan.

"Meskipun korbannya meninggal dunia, kami punya kewajiban untuk memantau proses hukum terhadap dua tersangka yang kini dalam pemeriksaan kepolisian," ucapnya.

Baca juga: Ibu Kandung dan Ayah Tiri Jadi Tersangka Penganiayaan Bocah 9 Tahun hingga Tewas

Dia mengaku, kasus kekerasan terhadap anak di wilayah Kubu Raya, umumnya dilakukan orang terdekat korban. Baik itu kasus pencabulan maupun penganiayaan.

Persoalan itu, tentu menjadi catatan penting untuk ditangani. KPAID Kubu Raya bersama Pemda dan seluruh masyarakat mesti bersinergi mengatasi masalah tersebut.

"KPAID butuh kerja sama semua pihak," katanya.

Diberitakan, kepolisian telah mengamankan ibu kandung dan ayah tiri dari bocah 9 tahun yang meninggal dunia di rumahnya, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (7/1/2019) siang, dengan kondisi tubuh penuh memar dan lebam.

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya IPTU Charles BN Karimar mengatakan, keduanya dijerat dengan Pasal 80 dan Pasal 76 Ayat 1, 2 dan 3, Undang-undang tentang Perlindungan Anak.

"Untuk kedua orangtuanya, kini telah diamankan dan dalam pemeriksaan penyidik," kata Charles kepada Kompas.com, Kamis (9/1/2020).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkades Serentak, Satu Desa di Karawang Gunakan Sistem Scan Barcode

Pilkades Serentak, Satu Desa di Karawang Gunakan Sistem Scan Barcode

Regional
Lagi, Korban Meninggal di Kolam Areal Tambang Batu Bara, Awalnya Ingin Memancing

Lagi, Korban Meninggal di Kolam Areal Tambang Batu Bara, Awalnya Ingin Memancing

Regional
Diduga Ngantuk, Sopir Truk Tewas Hantam Parit di Aceh Utara

Diduga Ngantuk, Sopir Truk Tewas Hantam Parit di Aceh Utara

Regional
Museum dan Galeri Seni di Pacitan, Bukti Cinta SBY untuk Ani Yudhoyono

Museum dan Galeri Seni di Pacitan, Bukti Cinta SBY untuk Ani Yudhoyono

Regional
Takut Diputus Pacar, Pria Ini Rekam Hubungan Intim dan Menyebarkannya

Takut Diputus Pacar, Pria Ini Rekam Hubungan Intim dan Menyebarkannya

Regional
Diguyur Hujan Sejak Kemarin, 5 Kecamatan di Karawang Masih Terendam Banjir

Diguyur Hujan Sejak Kemarin, 5 Kecamatan di Karawang Masih Terendam Banjir

Regional
Kades Gelapkan Dana Desa Rp 325 Juta untuk Bayar Utang dan Pergi ke Malaysia

Kades Gelapkan Dana Desa Rp 325 Juta untuk Bayar Utang dan Pergi ke Malaysia

Regional
Cegah Virus Corona, WNA yang Masuk Batam Wajib Isi Health Alert Card

Cegah Virus Corona, WNA yang Masuk Batam Wajib Isi Health Alert Card

Regional
Si Jago Merah Hanguskan 4 Rumah di Solok, Seorang Guru SMK Tewas Terbakar

Si Jago Merah Hanguskan 4 Rumah di Solok, Seorang Guru SMK Tewas Terbakar

Regional
Danny Pomanto Yakin Golkar Dukung Dirinya di Pilkada Makassar

Danny Pomanto Yakin Golkar Dukung Dirinya di Pilkada Makassar

Regional
Tragedi Susur Sungai, Guru Olahraga yang Merangkap Pembina Ditahan

Tragedi Susur Sungai, Guru Olahraga yang Merangkap Pembina Ditahan

Regional
Maju Jalur Independen, Bupati Jember Klaim Dapat 246 Ribu Dukungan

Maju Jalur Independen, Bupati Jember Klaim Dapat 246 Ribu Dukungan

Regional
Bawa Lari Anak 12 Tahun Tanpa Izin Orangtua, Guru SD Ditangkap

Bawa Lari Anak 12 Tahun Tanpa Izin Orangtua, Guru SD Ditangkap

Regional
Meski Banjir, Warga Karawang Antusias Mencoblos di Pilkades Serentak

Meski Banjir, Warga Karawang Antusias Mencoblos di Pilkades Serentak

Regional
Hanya karena Tak Minta Izin Kerja di Kafe, Perempuan Ini Tewas Ditusuk Teman Dekat

Hanya karena Tak Minta Izin Kerja di Kafe, Perempuan Ini Tewas Ditusuk Teman Dekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X