Granat Nanas di Magetan Diduga Milik Pensiunan Polisi yang Sudah Meninggal

Kompas.com - 09/01/2020, 17:00 WIB
Kasatreskrim Polres Magetan AKP SUkatni, 2 granat nanas yang ditemukan warga Magetan dipastikan masih aktif. Kedua grabat tersebut saat ini diserahkan ke Brimob Madiun. KOMPAS.COM/SUKOCOKasatreskrim Polres Magetan AKP SUkatni, 2 granat nanas yang ditemukan warga Magetan dipastikan masih aktif. Kedua grabat tersebut saat ini diserahkan ke Brimob Madiun.

MAGETAN , KOMPAS.com - Kepolisian Resor Magetan, Jawa Timur, menyerahkan penanganan 2 buah granat nanas kepada tim penjinak bahan peledak Brimob Detasemen C Madiun.

Sebelumnya, kedua granat tersebut ditemukan oleh Sukiyarsih (65), warga Desa Bandar, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan, 2 buah granat nanas ditemukan Sukiyarsih saat membersihkan lemari rumahnya pada Selasa (7/2/2020) lalu.

“Sesuai identifikasi Brimob, granat masih aktif,” ujar Sukatni saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (9/1/2020).

Baca juga: Fakta Terbaru, Pengemudi Lamborghini Penodong Pistol Simpan Granat di Dalam Rumah

Baca juga: Cerita Personel BPBD Mengevakuasi Tawon Ndas, Baju Pinjaman hingga Demam

Dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah warga, 2 buah granat nanas tersebut diduga milik almarhum Suradi, suami dari Sukiyarsih yang telah meninggal 2 tahun lalu.

Sukatni mengatakan, Suradi merupakan pensiunan polisi yang bertugas di Polsek Panekan dan purna tugas sejak tahun 1991 silam.

“Diduga ini milik almarhum Suradi yang dulu pernah dinas terakhir di Polsek Panekan,” kata Sukatni.

Baca juga: Pencari Batu Akik Temukan Granat Buatan Jerman di Sungai

Saat ini, kedua granat tersebut telah diserahkan ke tim penjinak bahan peledak Brimob Detasemen C Madiun. 

“Nanti tergantung dari tindakan Brimob mau diapakan,” kata Sukatni.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Regional
Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X