4 Fakta Oknum Polisi Aniaya Mantan Pacar, dari Cemburu hingga Diancam 15 Tahun Penjara

Kompas.com - 09/01/2020, 16:35 WIB
Ilustrasi kekerasan deeepblueIlustrasi kekerasan
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kasus penganiayaan yang dilakukan oknum Polairud Polda Maluku, Brigpol GFP, terhadap perempuan berinisial ASW (30), kini ditangani oleh Polres Kepulauan Aru.

Seperti diketahui, akibat penganiayaan itu korban mengalami luka parah di sekujur tubuh, dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kini, pelaku diamankan polisi dan sudah ditetapkan sebagai tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Disiksa dengan piring dan cutter

Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.

Peristiwa penganiayaan yang dilakukan oknum Polairud Polda Maluku, Brigpol GFP itu terjadi pada Senin (6/1/2020).

Saat itu, pelaku mendatangi tempat indekos mantan pacar ASW yang berlokasi di Dobo, Kepulauan Aru, Maluku.

Saat di indekos tersebut keduanya terlibat cekcok, hingga kemudian korban melakukan pengusiran terhadap pelaku.

Tak terima dengan perlakuan korban, pelaku yang gelap mata langsung melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan piring dan pisau cutter.

“Pelaku mengambil mangkok, lalu pukul kepala korban dan juga dia mengambil pisau cutter dan menyayat kaki kiri dan kanan korban,” kata Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto kepada Kompas.com, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Aniaya Mantan Pacar secara Keji, Oknum Polisi Ini Berhasil Diringkus Aparat

2. Korban dirawat di rumah sakit

Ilustrasi perawat. Shutterstock Ilustrasi perawat.

Penganiayaan yang dilakukan oknum polisi tersebut diketahui warga sekitar tempat tinggal korban.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X