Cerita di Balik Kematian Mantan Istri Sule, Rizky Febian Temukan Kejanggalan hingga Polisi Bongkar Makam

Kompas.com - 09/01/2020, 12:17 WIB
Suasana pemakaman Lina, mantan istri Sule, Sabtu (4/1/2020) Tribun Jabar/Mega NugrahaSuasana pemakaman Lina, mantan istri Sule, Sabtu (4/1/2020)

KOMPAS.com - Setelah adanya laporan dari anak komedian Sule, Rizky Febian, yang masuk ke Polrestabes Bandung Senin (6/1/2020) lalu, polisi pun mendatangi rumah kontrakan Tedy suami sah Lina yang berada di Jalan Neptunus, Margahayu, Kota Bandung, untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (8/1/2020).

Rizky melapor ke polisi terkait adanya kejanggalan kematian ibundanya Lina Jubaedah

Dari rumah kontrakan mantan istri Sule tersebut, polisi membawa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) dan memeriksa handphone milik Lina.

Selain membawa barang tersebut, sejumlah saksi di antaranya warga yang memandikan jenazah hingga pihak rumah sakit telah dimintai keterangan.

Dan rencananya, hari ini Kamis, 9 Januari 2020, makam mantan istri Sule, Lina akan dibongkar untuk kepentingan otopsi.

Diketahui, Rizky Febrian melapor ke polisi karena ada kejanggalan dari kematian ibudanya.

Rizky memiliki kecurigaan terhadap mendiang ibunya yang meninggal tak wajar, kecurigaan itu adanya luka lebam d tubuh almarhum.

Berikut ini cerita di balik kematian mantan istri Sule, Lina Jubaedah:

1. Alasan Rizky melapor ke polisi

Penyanyi Rizky Febian memberi keterangan tentang kematian ibunya, Lina, di Jalan Neptunus, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020).Tribun Jabar/Mega Nugraha Penyanyi Rizky Febian memberi keterangan tentang kematian ibunya, Lina, di Jalan Neptunus, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020).

Rizky Febian, anak komedian Sule, melapor ke polisi terkait kejanggalan kematian sang ibundanya Lina Jubaedah.

Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Rizky mengatakan bahwa laporannya ke polisi terkait kematian ibundanya karena pihak keluarga hanya ingin mencari tahu tentang penyebab kematian itu.

"Pihak keluarga tuh hanya ingin mengetahui penyakit apa. Karena bisa dibilang waktu itu kronologinya tidak jelas," kata Rizky saat ditemui di kediaman ayahnya, Sule di Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/1/2020).

Ia menegaskan bahwa tidak bermaksud untuk menuduh siapa pun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X