Kunjungi Natuna, Jokowi: Kedaulatan NKRI Tak Bisa Ditawar

Kompas.com - 08/01/2020, 21:25 WIB
Presiden RI, Joko Widodo menegaskan bahwa kedaulatan tidak bisa lagi ditawar-tawar. Seperti Natuna, merupakan wilayah Indonesia. DOK RAMAYULIS PILIANGPresiden RI, Joko Widodo menegaskan bahwa kedaulatan tidak bisa lagi ditawar-tawar. Seperti Natuna, merupakan wilayah Indonesia.

NATUNA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Pulau Natuna, Rabu (8/1/2020).

Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi menegaskan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bisa ditawar.

Selain itu, kata Jokowi, Natuna merupakan teritorial Indonesia dan bukan punya negara lain.

"Kita punya kabupaten di sini, ada bupatinya dan ada gubernurnya bahkan penduduk kita di sini ada 81 ribu, jadi tidak ada yang perlu didebatkan lagi," kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi Datangi 2 KRI di Selat Lampa Natuna: Saya Pastikan Penegakan Hukum Atas Hak Berdaulat

Menurut dia, secara de facto dan de jure, Natuna adalah Indonesia.

Terkait persiapan TNI untuk mengusir kapal Coast Guard China yang kerap masuk ke Natuna, ia enggan berkomentar.

Baca juga: Soal Penanganan Konflik Natuna, Fadli Zon: Prabowo Bukan Lembek, tapi Realistis

Diketahui, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono telah menyiagakan enam KRI dan 600 personel TNI untuk mengamankan dan mengusir kapal asing China yang melakukan pencurian ikan di Natuna

Selain itu, Pangkogabwilhan juga menyiagakan 2 pesawat untuk memperkuat operasi di utara Perairan Natuna.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Juli 2020

Regional
Pemprov Kaltim Pastikan Tak Ada Pejabatnya Terjaring dalam OTT Bupati Kutai Timur

Pemprov Kaltim Pastikan Tak Ada Pejabatnya Terjaring dalam OTT Bupati Kutai Timur

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Juli 2020

Regional
Desak Bupati Pecat Sekdes yang Mencuri Kotak Amal Musala, Warga: Sudah Tidak Pantas

Desak Bupati Pecat Sekdes yang Mencuri Kotak Amal Musala, Warga: Sudah Tidak Pantas

Regional
Dosen ITB Pencipta Ventilator Portabel: Saya Berutang pada Masyarakat

Dosen ITB Pencipta Ventilator Portabel: Saya Berutang pada Masyarakat

Regional
Warga Gunungkidul Bingung Namanya Dicatut Pendukung Calon Independen

Warga Gunungkidul Bingung Namanya Dicatut Pendukung Calon Independen

Regional
Sepi Job Manggung, Pedangdut Ayu Vaganza Nekat Konsumsi Ekstasi

Sepi Job Manggung, Pedangdut Ayu Vaganza Nekat Konsumsi Ekstasi

Regional
Anak dan Istri Hilmi Aminuddin Positif Corona, 41 Kerabat dan Pegawai Jalani Tes Swab

Anak dan Istri Hilmi Aminuddin Positif Corona, 41 Kerabat dan Pegawai Jalani Tes Swab

Regional
'Kadang Anak Saya Tertawa Sendiri, Tak Mau Makan, Bagaimana Seorang Ibu Melihat Anaknya Seperti Itu..'

"Kadang Anak Saya Tertawa Sendiri, Tak Mau Makan, Bagaimana Seorang Ibu Melihat Anaknya Seperti Itu.."

Regional
Mulai Tahun Ajaran Baru, Aktivitas Belajar di Sekolah Hanya 4 Jam

Mulai Tahun Ajaran Baru, Aktivitas Belajar di Sekolah Hanya 4 Jam

Regional
Angka Covid-19 di Jabar Kembali Sentuh 1, Ridwan Kamil Minta Kepala Daerah Tak Lengah

Angka Covid-19 di Jabar Kembali Sentuh 1, Ridwan Kamil Minta Kepala Daerah Tak Lengah

Regional
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
Korban Pencabulan Ayah Kandung Selama 10 Tahun Sempat Bekerja ke Malaysia

Korban Pencabulan Ayah Kandung Selama 10 Tahun Sempat Bekerja ke Malaysia

Regional
Soal Rhoma Irama, Ridwan Kamil: Kalau Semua Begitu yang Repot Siapa?

Soal Rhoma Irama, Ridwan Kamil: Kalau Semua Begitu yang Repot Siapa?

Regional
Menyoal Kematian Anak di Indonesia karena Covid-19, Tak ada Biaya hingga Ditolak karena RS Penuh

Menyoal Kematian Anak di Indonesia karena Covid-19, Tak ada Biaya hingga Ditolak karena RS Penuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X