Fakta Baru Ashanty Digugat Rp 14,3 Miliar, Mediasi Gagal hingga Dugaan Wanprestasi

Kompas.com - 08/01/2020, 16:25 WIB
Sidang gugatan oleh Martin Pratiwi terhadap Ashanty Hastuti digelar di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (7/1/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINSidang gugatan oleh Martin Pratiwi terhadap Ashanty Hastuti digelar di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (7/1/2020).

KOMPAS.com - Usaha mediasi antara Ashanty Hermansyah yang digugat mantan rekan bisnisnya, Martin Pratiwi, sebesar Rp 14,3 miliar, menemui jalan buntu, Selasa (7/1/2020).

Kuasa hukum Ashanty menuding, gugatan untuk kliennya tidak berdasar. Bahkan, menurut gugatan tersebut berbeda dengan gugatan yang diajukan di PN Tangerang dan akhirnya dicabut. 

Sementara itu, setelah mediasi gagal,  Pengadilan Negeri Purwokerto akan segera melanjutkan proses gugatan tersebut. Sidang lanjutan diagendakan digelar Selasa (14/1/2020).

Baca fakta lengkapnya:

1. Bermula dari bisnis skincare

Martin Pratiwi dan kuasa hukumnya Aditya Setiawan seusai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019).KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Martin Pratiwi dan kuasa hukumnya Aditya Setiawan seusai sidang di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019).

Setelah berkenalan dengan istri Anang Hermansyah pada tahun 2015, Tiwi lalu patungan membuat produk skincare dengan brand Ashanty Beauty Cream.

Saat itu mereka mengumpulkan modal sebesar Rp 457 juta. Perjanjian yang disepakati saat itu adalah keuntungan akan dibagi.

Pada tahun yang sama, muncul adendum karena ada produk tambahan yaitu Ashanty Premium/Paltinum.

Menurut Tiwi, dalam adendum tersebut tidak disebutkan jangka waktu. Dirinya merasa banyak dirugikan dengan perjanjian tersebut.

"Banyak hal yang menurut kami dilanggar. Keuangan, produk, di sana semua. Saya dapat bagi hasil Oktober 2016 Rp 290 juta sekian, setelah memutuskan kontak dikasih lagi, tapi itu juga belum jelas pengembalian modal atau keuntungan," ujar Tiwi.

Baca juga: Mediasi Gagal, Gugatan Rp 14,3 M ke Ashanty Berlanjut

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X