Bakar Lahan untuk Kebun Sawit, Tiga Warga Riau Ditangkap Polisi

Kompas.com - 08/01/2020, 13:48 WIB
Kapolres Inhu, AKBP Efrizal saat mengadakan konferensi pers penangkapan tiga tersangka karhutla, Rabu (8/1/2020). Dok. Polres InhuKapolres Inhu, AKBP Efrizal saat mengadakan konferensi pers penangkapan tiga tersangka karhutla, Rabu (8/1/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Polres Indragiri Hulu (Inhu), Riau, menangkap tiga orang tersangka pembakar hutan dan lahan atau karhutla. Ketiga tersangka bakar lahan untuk membuat kebun sawit.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal mengungkapkan, ketiga tersangka sengaja membuka lahan dengan cara dibakar berlokasi di Desa Redang Seko, Kecamatan Lirik, Inhu.

Ketiga tersangka ditangkap di lokasi kejadian oleh anggota Polsek Lirik, Selasa (7/1/2020). Mereka  berinisial SR (53) warga Kota Pekanbaru, JS (55) warga Inhu dan RS (48) warga Kabupaten Kampar.

"Para tersangka membuka lahan seluas 3,5 hektar dengan cara dibakar untuk perkebunan kelapa sawit," ungkap Efrizal saat dikonfirmasi Kompas.com via WhatsApp, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: Dorong Riau 2020 Bebas Karhutla, Digelar Ajang Lari Dalam Hutan Sumatera Jungle Run

Kronologi penangkapan tiga pelaku karhutla

Dia menjelaskan, penangkapan tersangka bermula ketika anggota Polsek Lirik melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi karhutla di Desa Seko, Kecamatan Lirik.

Pada saat patroli, lanjut dia, petugas saat itu melihat kepulan asap dari sebuah lahan.

Setelah mendatangi lokasi petugas melihat kayu-kayu yang sudah ditumbangkan dalam kondisi terbakar. 

"Ketiga tersangka saat itu sedang berada di lokasi langsung diamankan. Setelah dimintai keterangan, ketiganya mengakui membakar lahan dengan korek api. Lahan mereka bersihkan dulu baru dibakar," kata Efrizal.

Selain korek api, sambung dia, barang bukti lainnya yang diamankan berupa 5 potong kayu bekas terbakar, 3 potong karet ban, 2 batang bibit sawit dan 1 buah botol.

Baca juga: Awal 2020, Karhutla di Riau Hanguskan 1 Hektar Lahan Gambut

Peran ketiga tersangka

Efrizal menyebutkan, ketiga tersangka memiliki peran masing-masing dalam kasus karhutla tersebut.

"Tersangka SR sebagai pemilik lahan dan orang yang menyuruh membakar lahan serta ikut membakar. Kemudian tersangka JM kakak kandung dari tersangka SR,

sebagai orang yang mengurus lahan atau yang dipercaya pemilik lahan, juga ikut membakar. Sedangkan tersangka RS sebagai pekerja dan ikut serta membakar lahan," kata Efrizal.

Baca juga: Sepanjang 2019, Ada 74 Kasus Karhutla di Riau, 81 Pelaku Ditangkap

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 16 Orang

Regional
Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Terdengar Suara Benda Jatuh di Atap Rumah, Ternyata Bayi Dibuang Ibunya

Regional
Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Regional
Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Regional
Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Regional
Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

Regional
Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

Regional
Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X