Kompas.com - 08/01/2020, 05:42 WIB
Salah satu sekolah SDN Banar 02 yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (6/1/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSalah satu sekolah SDN Banar 02 yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (6/1/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat ada 34 sekolah terdampak banjir dan tanah longsor di wilayahnya.

Mereka di antaranya 14 sekolah rusak akibat terendam banjir dan tanah longsor yang tersebar di 7 kecamatan.

Sisanya adalah sekolah yang mengalami gangguan akses dan dijadikan lokasi pengungsian.

Selain itu, dilaporkan ada 8.401 siswa yang terdampak bencana sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa harus dihentikan.

Baca juga: Longsor di Bogor, 3 Warga yang Hilang Belum Ditemukan

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Atis Tardiana menyebut, untuk guru dan tenaga kependidikan yang terdampak bencana sebanyak 330 orang.

Akibat kejadian itu, kata dia, untuk saat ini pihaknya menghentikan kegiatan belajar mengajar bagi siswa dan guru hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi 34 itu maksudnya sebagian rusak tapi juga ada yang dijadikan tempat pengungsian dan akses lokasi enggak bisa ditembus karena jalan terkena longsoran," ujarnya saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (7/1/2020).

"KBM kita berikan untuk siswa belajar di rumah sampai nanti pengungsi dibikinkan tenda itu kalau sekolahnya dijadikan tempat mengungsi," sambung dia.

Atis merinci, sekolah yang paling banyak terdampak bencana itu terjadi di Kecamatan Sukajaya dengan jumlah mencapai 12 sekolah.

Akses sulit dan jadi tempat mengungsi

Rata-rata bangunannya rusak, akses jalan tidak bisa ditembus hingga dijadikan tempat pengungsian.

Dua sekolah yang bangunannya rusak berat adalah SDN Banar 02 dan SDN Cileuksa 02. Sampai saat ini siswa diizinkan belajar di rumah hingga tanggal 11 Januari 2020.

Sedangkan, akses jalan tertutup terjadi di SDN Banar 01, SDN Cileuksa 05, SDN Ciputih, SDN Kiarapandak 02 dan SDN Pasirmadang 02.

Kemudian, 5 sekolah dijadikan tempat pengungsian, yakni SDN Cileuksa 01, SDN Cileuksa 03, SDN Cipayung 01, SDN Cipatat dan SDN Sukajaya 03.

Atis juga menyebut, untuk urutan kedua yang terbanyak terjadi di Kecamatan Cigudeg.

Totalnya berjumlah 9 sekolah, yakni SDN Cigowong 01, SDN Cigowong 03, SDN Sukamaju 03, SDN Bunar 02, SDN Bunar 03, SDN Papanggungan, SDN Parakantiga, SDN Sukamaju 01 dan SDN Sukamaju 02.

Lalu di Kecamatan Nanggung, ada 6 sekolah menghentikan KBM untuk sementara waktu karena kondisi tempat sekolah berpotensi berdampak bencana tanah longsor.

Keenam sekolah itu, yakni SDN Rancabakti, SDN Pasir Peuteuy, SDN Malasari 02, SDN Nangela, SDN Parigi dan SDN Watas

"Iya, sekolah paling banyak itu di Bogor Barat, di Kecamatan Sukajaya, Cigudeg dan Nanggung. Rata-rata rusak, terancam dan jadi tempat pengungsian korban bencana," ungkapnya.

Sementara sekolah lainnya yaitu di Kecamatan Citeureup juga terdampak banjir. Gedung perpustakaan dan atapnya rusak.

Sekolah dimaksud adalah SDN Tajur 02, SDN Citeureup 02 dan SDN Puspanegara.

Lalu di Kecamatan Cibinong, 2 sekolah juga terdampak bencana, seperti SDN Cirimekar 02, siswanya dipindahkan sementara ke SDN Cirimekar 01. Satu sekolah lagi yakni SDN Bedahan 02.

Baca juga: Cerita Saat Jokowi Mendadak Meninjau Longsor di Sukajaya Bogor...

Sisanya, dua sekolah lagi juga terdampak bencana, yakni SDN Gorowong 05 di Kecamatan Parungpanjang dan SDN Kalongsawah 02 di Kecamatan Jasinga.

Ada juga di Cibinong, Desa Cirimekar, sekolah rusak karena kebanjiran. Pihaknya memberlakukan sistem giliran untuk kegiatan belajar dan mengajar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X