Kompas.com - 07/01/2020, 18:22 WIB
Ketua DPW PAN Papua, Abovk Busup KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKetua DPW PAN Papua, Abovk Busup

JAYAPURA, KOMPAS.com - Isu pemekaran provinsi di Papua masih menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

Beberapa tokoh mendukung rencana tersebut.

Namun, tidak sedikit yang juga menolak. Salah satunya adalah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua Abock Busup.

Bahkan, melalui jalur partai, ia telah meminta perwakilan PAN di Komisi II DPR RI untuk menolak rencana tersebut.

"Secara politik, PAN akan meminta di Komisi II tidak mendukung tentang pemekaran provinsi. Benahi dulu provinsi induk yang ada," ujar Abock di Jayapura, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Mahfud MD Sebut Rencana Pemekaran Wilayah Papua Belum Matang

Abock mengatakan, pemekaran provinsi bukan solusi yang tepat untuk mempercepat pembangunan di Papua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, hal tersebut justru akan semakin membebani keuangan negara, karena dengan anggaran yang diberikan ke Papua saat ini, tidak cukup untuk membiayai pembangunan infrastruktur di wilayah terisolir.

"PAN di Provinsi Papua, kami tidak mendukung pemekaran Papua, baik Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua apapun tidak usah, yang ada kita benahi dulu," kata dia.

Menurut Abock, saat ini ada pembangunan infrastrukturnya yang belum jalan.

Kemudian, dana otonomi khusus (Otsus) sudah berkurang.

"Lalu anggaran dari pusat itu tidak pernah naik. Lalu anggaran dari mana untuk buat pemekaran provinsi," kata Abock.

Baca juga: Presiden Jokowi: Pemekaran Papua Aspirasi dari Bawah

Isu pemekaran, menurut Abock, hanya dimunculkan oleh oknum tertentu yang ingin memperoleh kekuasaan dengan proses yang singkat.

Menurut Abock yang juga menjabat sebagai Bupati Yahukimo, masyarakat tidak pernah meminta adanya pemekaran provinsi.

"Kalau ada yang bilang ini untuk kepentingan rakyat, rakyat yang mana? Satu provinsi saja tidak diatur dengan baik, kita tidak buka isolasi," kata dia.

Sebelumnya, penolakan rencana pemekaran di Papua telah dilontarkan oleh Ketua MRP Timotius Murib, Mantan Ketua DPR Papua (2014-2019) Yunus Wonda, dan beberapa tokoh lainnya.

Sedangkan, beberapa tokoh mendukung rencana pemekaran. 

Misalnya, Bupati Pegunungan Bintang Constan Otemka, Sekda Lanny Jaya Christian Sohilait, Bupati Merauke Frederikus Gebze, dan beberapa lainnya.



Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
Jangan Bingung Lagi, Ini 5 Cara Memilih Semangka yang Manis dan Matang Sempurna
Jangan Bingung Lagi, Ini 5 Cara...
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X