2 Kantor Pemerintah Rusak Akibat Gempa Aceh Magnitudo 6,1

Kompas.com - 07/01/2020, 15:35 WIB
Ilustrasi gempa, gempa Banten ShutterstockIlustrasi gempa, gempa Banten

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Gempa 6,1 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Simeulu, Aceh, sekitar pukul 13.05 WIB menyebabkan dua bangunan pemerintah, yakni kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan Satpol PP WH, setempat mengalami retak ringan dan kaca jendela pecah.

Namun demikian, aktivitas perkantoran pasca-gempa tidak terganggu dan mulai kembali normal.  

“Barusan dapat laporan di kantor MPU ada terjadi keretakan ringan di bagian dinding dan kaca pecah, tapi kondisinya sudah terkendali. Aktivitas sudah kembali normal,” kata Ali Hasmi, kepala BPBD Kabupaten Simeulu saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Pemutakhiran Data, Gempa Aceh Bermagnitudo 6,1

Ali mengatakan, kondisi Simeulu pasca-gempa sudah kembali normal. Aktivitas perkantoran dan pusat perbelanjaan di Kota Simeulu terpantau telah kembali normal seperti biasanya.

“Kondisi sekarang sudah normal, masyarakat sudah beraktifitas seperti biasa,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan rilis yang dikeluarkan Badan Penaggulangan Bencana Aceh (BPBA), hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan 6,1 magnetudo tidak berpotensi tsunami.

“Hingga pukul 13.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan ada 1 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo 3,3,” kata Sunawardi.

Baca juga: Gempa di Sinabang, BMKG Medan: Belum Ada Laporan Kerusakan Akibat Gempa

Sunawardi juga mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga diminta untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. 

“Bagi warga mohon periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan. Sebelum Anda kembali ke dalam rumah, pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG,” ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X