ABK KM Awu Tewas di Kapal, Diduga Dibunuh

Kompas.com - 07/01/2020, 14:34 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.

SURABAYA, KOMPAS.com - Nor Effendi, seorang Anak Buah Kapal (ABK) meninggal dunia di atas Kapal Motor (KM) Awu milik PT Pelni (Persero) pada Jumat (4/1/2020) siang.

Pria 47 tahun itu meninggal dalam perjalanan dari Teluk Kumai, Kalimantan Tengah, menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Pihak keluarga menyebut kematian bapak 2 anak itu tidak wajar, karena mereka menemukan luka di sejumlah bagian tubuh Nor Effendi.

Baca juga: Komisi V DPR RI Desak KNKT Investigasi Penyebab Terbakarnya KM Awu

 

"Ada bekas luka di kepala, di bagian mulut dan seperti bekas jeratan di leher," kata Heru Sugiarto, adik Nor Effendi, di Surabaya, Selasa (7/1/2020).

Hasil visum yang diperolehnya dari RSU dr Soetomo untuk kepentingan klaim ansuransi juga menyebut jika warga Desa Tegalluru, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, itu meninggal bukan karena penyakit.

"Setelah saya melihat jenazah kakak saya, langsung saya putuskan membuat laporan ke polisi," ujar dia.

Nor Effendi, menurut dia, sudah 21 tahun bekerja di perusahaan transportasi kapal laut plat merah tersebut.

Korban menjabat sebagai Penata Usaha Kapal. Kematian Nor Effendi membuat keluarga syok, karena keluarga tidak pernah mendengar keluhan sakit dari korban.

"Kakak saya juga tidak memiliki riwayat sakit, dia suka olahraga," terang Heru.

Terpisah, Corporate Secretary PT Pelni (Persero), Yahya Kuncoro, mengaku masih menunggu hasil visum dan hasil otopsi jenazah Nor Effendi.

"Hasilnya mungkin akan keluar 6 hari ke depan," kata dia, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca juga: Empat Buaya Teror Warga di Pulau Buru, 1 Ekor Dibunuh

Pihaknya mengaku sudah menjalankan SOP yang berlaku di perusahaannya dalam menemukan ABK maupun penumpang yang meninggal di atas kapal.

Namun, untuk penyebab kematian, pihaknya masih menunggu hasil visum dan hasil otopsi polisi.

"Kami akan kooperatif dalam kasus ini, siapa nanti yang terbukti bersalah, akan dikenakan sanksi oleh manajemen," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Regional
Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Seram Bagian Timur

Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Seram Bagian Timur

Regional
Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X