Kompas.com - 07/01/2020, 13:56 WIB
Petugas BKSDA Resor Pulau Buru, bersama warga di Desa Ubung, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku mengubur seeokor buaya di pantai desa tersebut, Selasa (7/1/2020) Foto BKSDA MALUKUPetugas BKSDA Resor Pulau Buru, bersama warga di Desa Ubung, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku mengubur seeokor buaya di pantai desa tersebut, Selasa (7/1/2020)


AMBON, KOMPAS.com - Warga di Desa Ubung, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, dalam beberapa hari terakhir terus dihantui rasa takut menyusul kemunculan empat ekor buaya di pesisir pantai desa tersebut.

Teror kawanan hewan reptil ini pun membuat warga yang merasa terancam keselamatannya berusaha menangkap kawanan buaya tersebut.

“Ada empat ekor buaya yang muncul di pesisir pantai dalam beberapa hari terakhir dan kejadian itu membuat warga resah,” kata Kepala Rosor BKSDA Pulau Buru, Abubakar Ipa kepada wartawan, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Buaya Berusia 40 Tahun di Bangka Mati usai Ditangkap dengan Alat Pancing

Dia menyebut, dari empat ekor buaya yang meneror warga itu, seekor buaya akhirnya ditangkap dan dibunuh.

Buaya dengan ukuran panjang 2,5 meter itu kini telah dikuburkan tak jauh dari pesisir pantai desa tersebut.

“Hari ini ada buaya yang terbunuh dan sudah ditanam di pesisir pantai desa,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Empat ekor buaya yang meneror warga itu merupakan jenis buaya muara yang berasal dari muara sungai yang ada di desa itu.

Untuk menghindari adanya konflik antara buaya dan manusia terus terjadi di desa tersebut, pihaknya bersama aparat pemerintah desa Babinsa dan petugas terkait lainnya akan melakukan patroli di pantai itu untuk mengembalikan tiga ekor buaya yang masih berkeliaran kembali ke habitatnya.

Baca juga: Dianggap Mengancam, Buaya Sepanjang 5 Meter Ditangkap Warga

“Untuk menjaga jangan sampai ada jatuh korban manusia maupun buaya, petugas BKSDA Resor Buru bersama aparat Desa Ubung, Babinsa dan stakeholder yang lain akan melakukan patroli untuk menggiring buaya tersebut kembali ke habitatnya yang berada di muara sungai,” kata dia.

Dia juga mengimbau warga agar lebih waspada khususnya saat hendak melaut di malam hari.

”Kami minta warga agar lebih waspada lagi khususnya bagi nelayan yang akan melaut di malam hari,” pinta dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.