Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Pemkot Semarang Akan Buka Sentra Kuliner Baru di Jalan Depok

Kompas.com - 07/01/2020, 10:48 WIB
Walikota Semarang Hendrar Priadi Saat Mengunjungi Stand Kuliner Di Pusat Kuliner Semawis DOK. Humas Pemprov Jawa TengahWalikota Semarang Hendrar Priadi Saat Mengunjungi Stand Kuliner Di Pusat Kuliner Semawis

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tengah mempersiapkan tambahan obyek wisata berupa sentra kuliner yang rencananya akan dibuka Jumat (24/01/2020) nanti.

Hendi (panggilan akrab Hendrar Prihadi) mengatakan, lokasi yang dipilih untuk peresmian sentra kuliner adalah di sepanjang Jalan Depok.

“Nanti yang terlibat di sana, antara lain PKL, UMKM, sampai kuliner khas Kota Semarang dan sudah dikenal. Ada 15 tenda makanan dan 15 food truck," kata dia dalam keterangan tertulis (7/01/2020).

Baca juga: Dua Durian Lokal Unggul dari Semarang, Tak Kalah dari Durian Impor

Jam operasional sentra kuliner, imbuh dia, akan diupayakan buka setiap hari, meski sementara baru akan mulai beroperasi pada sore hari.

"(Jam buka) Mulai pukul 6 sore sampai 1 dini hari setiap harinya. Rencananya, akan ada hiburan musik yang terus memeriahkan," ujar Hendi.

Bagian jalan untuk aktivitas kuliner

Terkait pemakaian jalan, kata Wali Kota Semarang, tiga dari lima jalur di Jalan Depok akan dipakai untuk aktivitas kuliner.

Sementara itu, imbuh dia, dua lajur sisanya masih difungsikan untuk lalu lintas kendaraan bermotor dari Jalan Gadjah Mada menuju Jalan Thamrin.

“Karena sifatnya bongkar pasang, selesai acara harus sudah bersih dan ditata lagi sore harinya,” kata Hendi.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pedagang untuk tertib merapikan dan membersihkan area jualan sebelum dan sesudah aktivitas kuliner.

Baca juga: Wali Kota Semarang Lepas Mantan Kapolrestabes untuk Naik Jabatan

Hendi pun berharap dengan resminya Jalan Depok menjadi pusat kuliner baru, para wisatawan akan lebih betah menghabiskan waktu di Kota Lumpia ini, sehingga sektor pariwisata dapat lebih meningkat.

Ke depan, Hendi optimistis laju ekonomi dan pariwisata di Kota Semarang akan semakin meningkat.

“Dengan aksesibilitas yang sudah ada seperti bandara dan jalan tol, ditopang acara atraktif, obyek wisata menarik, serta kuliner khas yang nikmat, tentu semua itu akan meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Semarang,” kata Wali Kota Semarang.

Sementara itu, pada 2020 ini, Pemkot Semarang rencananya juga akan membuka lima spot kuliner baru, seperti di ruas Jalan Veteran dan ruas jalan Singosari untuk menambah spot kuliner yang sudah ada seperti di Kampung Semawis.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya