Driver Ojol Tewas Ditusuk di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, HP Hilang, Motor Utuh

Kompas.com - 06/01/2020, 17:14 WIB
Jasad almarhum Taufik Hidayat dievakuasi ke mobil jenazah di RSUD R Syamsudin, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (6/1/2020). KOMPAS.COM/BUDIYANTOJasad almarhum Taufik Hidayat dievakuasi ke mobil jenazah di RSUD R Syamsudin, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (6/1/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang pengemudi ojek online (diver ojol) bernama Taufik Hidayat (49) meninggal dunia setelah ditusuk orang tidak dikenal di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Kampung Cibolang, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (5/1/2020) malam.

Handphone milik korban dilaporkan hilang dalam peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 19:30 - 19:45 WIB.

Sedangkan sepeda motor matic yang dikendarainya masih utuh di tempat kejadian perkara (TKP).

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, warga Jalan Suryakancana RT 1 RW 6 Desa Sukamanah, Cisaat ini sempat mendapatkan penanganan tim medis di Rumah Sakit Betha Medika, Cisaat.

Korban diselamatkan warga di sekitar TKP.

Baca juga: Pengemudi Ojek Online Ditusuk di Kawasan Dago Resort, Polisi: Diduga Prank

Meninggal akibat pendarahan

Selanjutnya jasad Taufik Hidayat dibawa ke RSUD R Syamsudin untuk diotopsi dalam rangkaian penyelidikan dan penyidikan kepolisian Polsek Cisaat dan Polres Sukabumi Kota. Otopsi dilaksanakan pada Senin (6/1/2020) siang.

Dokter spesialis forensik RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi Nurul Aida Fathya mengatakan pada tubuh almarhum Taufik Hidayat hanya ditemukan satu luka dan tidak ditemukan luka lain.

"Lukanya karena kekerasan tajam," kata Aida kepada wartawan selesai otopsi di RSUD R Syamsudin, Senin siang.

Aida menjelaskan almarhum ini banyak mengalami banyak pendarahan akibat lukanya yang berada pada sisi dada kanan.

Pendarahan itu mulai dari TKP hingga proses ke rumah sakit.

Baca juga: Viral Video Begal Rampas Barang Pengemudi Ojol di Makassar, Polisi Buru Pelaku

Luka tusuk di dada menembus perut

"Lukanya ada pada sisi dada sebelah kanan. Lukanya itu menembus hingga perut yang menimbulkan banyak pendarahan sehingga korban meninggal dunia," jelas dia.

Selesai otopsi, jasad almarhum Taufik Hidayat langsung dibawa menggunakan mobil jenazah ke rumah duka dengan diiringi ratusan driver ojek online ke rumah duka di Cisaat.

Saat ini perkaranya ditangani Polsek Cisaat dan Polres Sukabumi Kota. Namun hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Rencananya keterangan resmi akan disampaikan Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo.

Baca juga: Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Istirahat, Seorang Petani Tewas Tercebur ke Sumur Sedalam 26 Meter

Hendak Istirahat, Seorang Petani Tewas Tercebur ke Sumur Sedalam 26 Meter

Regional
Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Regional
Cari Pohon untuk Dijadikan Bonsai, Seorang Bocah Tewas Terjatuh dari Tebing

Cari Pohon untuk Dijadikan Bonsai, Seorang Bocah Tewas Terjatuh dari Tebing

Regional
Hasil Pantauan Udara, Ada Banyak Longsoran Baru di Puncak Merapi

Hasil Pantauan Udara, Ada Banyak Longsoran Baru di Puncak Merapi

Regional
BPBD Yogyakarta Rekrut Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

BPBD Yogyakarta Rekrut Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

Regional
Beredar Kabar Wali Kota dan Sekda Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Beredar Kabar Wali Kota dan Sekda Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Regional
Perompak Kapal Beraksi di Perairan Sorong, Satu ABK Hilang Loncat ke Laut

Perompak Kapal Beraksi di Perairan Sorong, Satu ABK Hilang Loncat ke Laut

Regional
Antisipasi Erupsi Merapi, KPU Bakal Pindahkan TPS Pilkada ke Tempat Pengungsian

Antisipasi Erupsi Merapi, KPU Bakal Pindahkan TPS Pilkada ke Tempat Pengungsian

Regional
Ruang Isolasi RSUD Temanggung Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre untuk Dirawat

Ruang Isolasi RSUD Temanggung Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre untuk Dirawat

Regional
Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video 'Hancurkan Risma' Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video "Hancurkan Risma" Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Regional
Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Regional
Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Regional
6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

Regional
Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Regional
Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X