Tembok Pasar Jebol, Ruangan di SDN Jember Lor 05 Banjir

Kompas.com - 06/01/2020, 10:47 WIB
Kusnan saat membersihkan ruang laboratorium SDN Jember Lor 05 yang kena dampak banjir karena tembok pasarkreoangan ambrol Bagus SupriadiKusnan saat membersihkan ruang laboratorium SDN Jember Lor 05 yang kena dampak banjir karena tembok pasarkreoangan ambrol

JEMBER, KOMPAS.com – Ruang laboratorium SDN Jember Lor 05 Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, masih mengalami banjir hingga Senin (6/1/2020).

Genangan air masih ada di ruang tersebut sehingga belum bisa dipakai. Sementara, ruang kelas kelas 1 A dan kelas 1 B sudah dibersihkan dan bisa dipakai.

Banjirnya ruang kelas tersebut karena tembok Pasar Kreongan yang ada di depan kelas ambrol setelah hujan deras pada Jumat (3/12/2020) lalu.

Baca juga: 19 Sekolah di Lebak Diliburkan Akibat Banjir Bandang

 

Akibatnya, dua ruang kelas banjir dan para pelajar sempat belajar di ruang kelas pada hari Sabtu.

“Hujan dan angin, tembok ambruk saya langsung lihat ke sana,” kata Kusnan, penjaga sekolah SDN Jember Lor 05 saat ditemui Kompas.com, Senin. 

Dampaknya, air selokan itu meluber ke ruang kelas sekolah yang ada di bawah pasar. Bahkan, sampah pasar juga masuk ke ruang kelas.

Sampai hari ini, tembok pasar yang ambrol tersebut masih belum diperbaiki. Sementara, temboknya sudah miring dan berpotensi roboh.

“Ini kalau hujan deras lagi, ruang kelas bisa banjir lagi,” kata dia.

Selain itu, kata dia, para pelajar juga takut ketika melewati gang jalan menuju sekolah. Sebab, temboknya sudah miring mau roboh.

Baca juga: Pengungsi Banjir di Bogor Butuh Bantuan Makanan, Pakaian dan Obat-obatan

 

“Wali murid mengeluhkan hal ini, takut roboh kena anaknya,” tambah Taufik, wali murid kelas IV SDN Jember Lor 05 sekaligus juga wakil ketua komite sekolah.

Dia berharap, pemerintah segera memberikan solusi atas ambruknya tembok pasar tersebut.

Sebab, bila dibiarkan, membahayakan keselamatan para pelajar. “Jalan masuk ke sekolah dua meter, tinggi tembok yang roboh tiga meter,” ujar dia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Regional
Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Regional
Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Regional
Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Regional
Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Regional
Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Regional
UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

Regional
40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X