BMKG Pekanbaru Pantau 14 Titik Panas yang Terdeteksi di Riau

Kompas.com - 06/01/2020, 10:27 WIB
Api membara di lahan gambut dekat Kampar, Riau, 16 September lalu. AFP/Getty ImagesApi membara di lahan gambut dekat Kampar, Riau, 16 September lalu.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi 14 hotspot atau titik panas di wilaya Riau, Minggu (5/1/2020). 

Menurut Prakirawan BMKG Pekanbaru Yasir Prayuna, titik panas terpantau  oleh satelit di enam kabupaten dan kota.

"Kabupaten Bengkalis 3 titik, Siak 1 titik, Kepulauan Meranti 2 titik, Pelalawan 2 titik, Indragiri Hilir 3 titik dan Kota Dumai 3 titik," sebut Yasir melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Minggu.

Dari empat belas titik tersebut, kata dia, sebanyak 5 titik dengan level confidence di atas 70 persen atau diyakini titik api. 

Baca juga: BMKG Deteksi 19 Titik Panas Tersebar di Wilayah Maluku

"Lima titik dengan level confidence di atas 70 persen terdapat di Kabupaten Bengkalis 1 titik, Indragiri Hilir 2 titik dan Kota Dumai 2 titik," kata Yasir.

Sementara itu, Yasir menyampaikan, kondisi cuaca di Riau pada Minggu pagi cerah berawan. 

Sedangkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi Minggu siang dan sore hari, di sebagian wilayah Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi.

Baca juga: BNPB: 158 Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera

Sebagaimana diberitakan, titik panas mulai mucul sejak awal tahun ini, Rabu (1/1/2020). 

Saat itu, satu titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terdapat di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak.

Tim gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan masyarakat berjibaku memadamkan api. Setelah lebih kurang tiga hari pemadaman, titik api dapat dipadamkan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X