Pengungsi Banjir di Bogor Butuh Bantuan Makanan, Pakaian dan Obat-obatan

Kompas.com - 06/01/2020, 08:32 WIB

"Sudah 5 hari di sini dan enggak punya siapa-siapa terus saya juga sudah enggak bisa jalan lagi, kaki sakit butuh kursi roda, peralatan pampers, handuk dan air bersih juga biar enggak gatal-gatal," kata Rukmi.

Korban lain bernama Erni (20) menyebut bahwa yang paling dibutuhkan adalah air bersih, pampers dan obat-obatan untuk bayinya.

Ia mengaku, kondisi di pengungsian tak sebanding dengan jumlah pengungsi yang terbilang banyak.

"Paling yan penting buat minyak kayu putih sama buat makan bayi," sebutnya.

Baca juga: Cerita Ibu Gendong Bayi, Lewati Bukit dan Cari Jalan Keluar dari Lokasi Bencana Banjir di Bogor

Ia menilai, bantuan yang ada masih belum mencukupi kebutuhan warga yang mengungsi.

Terlebih kurangnya kamar mandi dan minimnya air bersih yang membuat pengungsi rentan terserang penyakit.

"Sejak di sini bayi saya badannya panas, batuk pilek, nangis, terus sejak dari kemarin dan enggak sembuh-sembuh mungkin obatnya enggak cocok, jadi harapannya ingin dikasih tempat yang layak, terus pengen cepet-cepet disediakan evakuasi sama obat-obatan yang layak juga," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasir Madang, Encep Supriyadi mengungkapkan, total warga yang mengungsi lebih dari 1.500 orang tersebar di beberapa lokasi seperti sekolahan, masjid dan rumah-rumah warga.

"Jumlah itu enggak semuanya di sini, ada juga beberapa warga selain Kampung Cikesal yang berpencar ke tempat lain," ucapnya.

Menurutnya, posko bencana terpadu di kantor desa tersebut akan diupayakan untuk menambah bantuan logistik dan obat-obatan.

Ia menilai, kurangnya pendistribusian bantuan terhadap korban longsor disebabkan karena akses yang sulit untuk dilintasi saat menyalurkan bantuan.

"Tim Gabungan masih kesulitan menembus akses ke kantor desa karena sejumlah jalan masih terputus tertimbun longsor," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.