Kompas.com - 06/01/2020, 05:13 WIB
Rumah Warga di Desa Satar Kampas dan Satar Padut, Kecamatan Lambaleda, Manggarai Timur, Jumat-Sabtu, (3-4/1/2020) ambruk diterjang angin puting beliung. (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR) KOMPAS.COM/MARKUS MAKURRumah Warga di Desa Satar Kampas dan Satar Padut, Kecamatan Lambaleda, Manggarai Timur, Jumat-Sabtu, (3-4/1/2020) ambruk diterjang angin puting beliung. (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)

BORONG, KOMPAS.com - Hujan lebat disertai angin puting beliung di wilayah Kabupaten Manggarai Timur dari akhir Desember 2019 hingga awal Januari 2020 mengakibatkan 9 rumah warga di Kecamatan Lambaleda ambruk.

Selain rumah warga, sebuah gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 di Kecamatan Kota Komba, roboh.

Hal itu disampaikan Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Antonius Dergong, kepada Kompas.com, melalui pesan WhatsApp, Minggu (5/1/2020) malam.

Baca juga: Angin Puting Beliung Rusak 18 Rumah di Kulon Progo, 67 Pohon Tumbang

"Ini data sementara yang berhasil dikumpulkan oleh BPBD Kabupaten Manggarai Timur yang berkaitan bencana akibat badai angin puting beliung di seluruh Manggarai Timur. Saya terus memonitor berbagai informasi dari masyarakat tentang bencana yang dialami mereka," kata Dergong.

Untuk Kecamatan Lambaleda, lanjut Dergong, ada dua desa yang dilaporkan kepada BPBD Manggarai Timur, yakni Desa Satar Kampas dan Satar Padut.

Peristiwa itu terjadi Jumat (3/1/2020) dan Sabtu (4/1/2020). Kini, warga yang rumahnya ambruk harus tinggal sementara di rumah tetangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Staf BPBD Manggarai Timur sudah mendata rumah warga yang mengalami bencana akibat diterjang badai angin puting beliung. Kerugiannya masih terus didata oleh staf BPBD bersama dengan pemerintah desa," ujar dia.

Baca juga: Belasan Tenda Pernikahan di Kulon Progo Porak Poranda Diterjang Puting Beliung

Dergong mengimbau, warga di seluruh Manggarai Timur harus terus waspada dengan hujan lebat yang disertai angin kencang.

BMKG Provinsi Nusa Tenggara Timur sudah memberikan peringatan terkait dengan kondisi cuaca yang melanda wilayah Nusa Tenggarai Timur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.