Sopir Ngantuk, Bus Tabrak Pohon di Purworejo, 8 Penumpang Terluka

Kompas.com - 05/01/2020, 18:35 WIB
Bus pariwisata membawa rombongan wisatawan menabrak pohon di Jalan Daendels, Jogoboyo, Purworejo, Jawa Tengah. Jogoboyo berbatasan dengan Kecamatan Temon di Kulon Progo, DI Yogyakarta. Korban dilarikan ke RSUD Wates, Kulon Progo. ISTIMEWABus pariwisata membawa rombongan wisatawan menabrak pohon di Jalan Daendels, Jogoboyo, Purworejo, Jawa Tengah. Jogoboyo berbatasan dengan Kecamatan Temon di Kulon Progo, DI Yogyakarta. Korban dilarikan ke RSUD Wates, Kulon Progo.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Bus pariwisata asal Purbalingga, Jawa Tengah, menabrak pohon di Jalan Daendles, Desa Jogoboyo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (5/1/2020), sekitar pukul 05.30 WIB.

Kejadian itu menyebabkan delapan penumpang bus luka serius.

Mereka langsung dilarikan ke RSUD Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Sopir diduga mengantuk dan akhirnya bus menabrak pohon di pinggir Jalan Daendles. Pohon menimpa bus usai ditabrak," kata Koordinator Pos Unit Siaga Basarnas di Pantai Congot, Kulon Progo, Sunardi dalam keterangan pers, Minggu.

Baca juga: As Roda Patah, Truk Mundur Tabrak Pemotor dan Tewaskan 1 Orang

Bus membawa wisatawan asal Purbalingga menuju Pantai Indrayanti di Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Bus datang dari arah Barat lewat Jalan Deandels. Minggu subuh. Bus menabrak pohon hingga pohon itu menimpa bus. 

Kecelakaan tidak jauh dari perbatasan antar dua provinsi ini.

PMI Kulon Progo dan polisi Satlantas Polres Purworejo datang ke Jogoboyo. Mereka memberi pertolongan dibantu warga setempat.

"Mereka semua membantu memotong dan menyingkirkan pohon yang melintang dan menghalangi arus lalu lintas di Jalan Deandles," kata Sunardi.

Humas PMI Kulon Progo Wisnu Rangga mengungkapkan, pihaknya memberangkatkan satu tim yang dikomandani Diki Setiawan sekitar pukul 06.00.

Baca juga: Fakta Pengemudi Mobil yang Tabrak 7 Pesepeda, Berstatus ASN Polri dan Konsumsi Narkoba

PMI datang membawa  peralatan medis dan peralatan untuk memotong  kayu.

"Korban yang mengalami luka-luka kemudian kami evakuasi dan dibawa ke RSUD Wates untuk mendapatkan pertolongan," kata Rangga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Cerita Darmini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan, Dijanjikan Rp 5 Juta: Tidak Ada Uang untuk Mengurusnya

Regional
Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Sepanjang 2018, Sunda Empire Sudah 4 Kali Berkegiatan di Kampus UPI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X