Korban Banjir Bandang Lebak Bakal Dapat Uang Sewa Rumah Rp 500 Ribu

Kompas.com - 04/01/2020, 19:33 WIB
Sekitar 1000 pengungsi banjir bandang, bertahan di Gedung PGRI Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Kamis (2/1/2020). KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINSekitar 1000 pengungsi banjir bandang, bertahan di Gedung PGRI Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Kamis (2/1/2020).

LEBAK, KOMPAS.com - Pemerintah tidak membangun hunian sementara (huntara) bagi korban bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak

Sebagai gantinya, masyarakat yang terdampak diberi dana tunggu hunian Rp 500 ribu per keluarga tiap bulan.

"Untuk peristiwa ini BNPB tidak perlu menunggu hunian sementara. Bentuknya akan diberikan sewa rumah, masyarakat bisa tinggal di rumah keluarganya atau rumah sewa senilai Rp500 ribu perbulan, selama proses menunggu rumah dibangun," kata Kepala BNPB Doni Munardo di lokasi bencana Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Sabtu (4/1/2020).

Masyarakat yang akan mendapatkan dana tunggu hunian adalah yang terdampak dengan rumah rusak berat atau hanyut, rusak sedang dan rusak ringan.

Jumlahnya, kata Doni, mencapai sekitar 1.000 rumah.

Baca juga: Banjir Bandang, Bencana Terparah di Lebak yang Disebabkan Penambangan Ilegal

Pembangunan rumah para korban ditargetkan tidak lebih dari enam bulan.

Selain itu, para korban bencana banjir bandang juga akan mendapatkan dana stimulan.

Jumlahnya Rp 50 juta untuk rumah rusak berat, Rp 25 juta untuk rusak sedang dan Rp10 juta untuk rusak ringan.

"Kita sangat berharap para korban jangan terlalu lama di pengungsian. Dengan dana ini Nanti masyarakat yang rusak bisa menyewa rumah penduduk di sini," kata dia. 

Baca juga: 53 Korban Meninggal akibat Banjir di Jabodetabek dan Lebak, Ini Penyebabnya

Banjir Bandang menerjang Kabupaten Lebak, Rabu (1/1/2020). Banjir bandang terjadi lantaran aliran sungai Ciberang yang berhulu di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) meluap.

Enam kecamatan yang terdampak banjir yakni Cipanas, Sajira, Lebakgedong, Curugbitung, Maja dan Cimarga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Pelaku Ternyata Pamannya

Viral Video Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Pelaku Ternyata Pamannya

Regional
Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X