Kompas.com - 04/01/2020, 19:32 WIB
Hujan disertai angin puting beliung merusak atap gedung-gedung  di komplek Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (3/1/2020) sore. BMKG menerbitkan peringatan cuaca ekstrem seperti ini masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan di DIY. KOMPAS.COM/DANI JULIUSHujan disertai angin puting beliung merusak atap gedung-gedung di komplek Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (3/1/2020) sore. BMKG menerbitkan peringatan cuaca ekstrem seperti ini masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan di DIY.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat 67 kejadian kerusakan baik rumah maupun fasilitas umum akibat tertimpa pohon yang terjadi Jumat (3/1/2020) sore lalu. 

Beberapa di antaranya, 18 unit rumah mengalami rusak ringan hingga berat. Sebanyak 8 titik jaringan listrik putus, dan belasan lain kasus pohon roboh menutup akses jalan umum.

Semua peristiwa berlangsung ketika hujan deras yang disertai angin kencang mengguyur Kulon Progo kemarin. 

"Tapi (jumlah) ini masih sementara. TRC  dan relawan masih melakukan asesmen di lapangan, diikuti dinsos untuk melakukan bantuan," kata Kepala Bidang Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kulon Progo, Edi Wibowo via pesan singkat, Sabtu (4/1/2020).

Baca juga: Belasan Tenda Pernikahan di Kulon Progo Porak Poranda Diterjang Puting Beliung

BMKG sendiri telah merilis peringatan agar masyarakat waspada cuaca ekstrem yang akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Pasalnya, cuaca berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. 

Benar saja, peristiwa terjadi pada pukul 15.15  WIB di sejumlah wilayah di DIY, utamanya Sleman dan Kulon Progo.  

Hingga hari ini, tim gabungan masih terus melanjutkan asesment rumah yang terkena musibah. "Kalau yang sudah terkondisi atau diatasi sekitar 44 lokasi," kata Edi.

Komplek Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 di Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, salah satu yang menfalami kerusakan.

Empat bangunan mengalami kerusakan pada atap, di antaranya rumah joglo yang digunakan sebagai aula terbuka, gedung ruang rapat sekolah, gedung praktek teknik mesin, gedung untuk gudang dan gedung kantor sekolah yang berlantai dua. 

Rata-rata genteng terangkat maupun jatuh dan menjatuhi plafon bangunan. 

Baca juga: Resmikan Bendungan Kamijoro di Kulon Progo, Ini Harapan Presiden Jokowi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.