Lantai Ruang UKS SD di Sidoarjo Panas, Suhu Capai 42 Derajat Celsius, Bisa untuk Goreng Telur

Kompas.com - 04/01/2020, 08:28 WIB
Warga penasaran dengan lantai keramik di ruangan UKS SDN Trosobo Sidoarjo yang panas hingga bisa menjadi tempat menggoreng telur. Surya.co.idWarga penasaran dengan lantai keramik di ruangan UKS SDN Trosobo Sidoarjo yang panas hingga bisa menjadi tempat menggoreng telur.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Lantai keramik ruang UKS SDN Tropodo, Krian Sidoarjo mengeluarkan panas hingga suhu mencapai 42 derajat celsius.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Langgeng, salah satu warga sekolah yang masuk ke ruang UKS pada Selasa (31/12/2019).

Saat itu ia merasa suhu di lantai UKS berubah. Karena curiga ia kemudian membuka keset dan merasakan lantai keramik sangat panas.

"Saya cek panas sekali. Kemudian saya meminta penjaga sekolah untuk mengecek listrik dan sebagainya. Khawatir terjadi apa-apa," katanya seperti dilansir dari Surya.co.id.

Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kepala sekolah dan beberapa pihak lainnya.

Baca juga: 5 Fakta Mayat Perempuan Tanpa Busana di Sidoarjo, Berawal Sakit Hati hingga Pelaku Ditangkap

Saking panasnya, Langgeng mencoba memasak telur di atas keramik pada malam tahun baru.

"Termasuk saya sempat mencoba masak telur di lantai. Sekitar 20 menit sudah matang," kata Langgeng.

Salah satu warga lain yang ikut mencoba masak telur di atas keramik adalah Rodiyah, Ia melakukan itu karena penasaran.

"Iya, saya kemarin mencoba, kemudian sekarang mencoba lagi. Bisa matang," ujar Rodiyah, Rabu (1/1/2020).

Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Busana di Sidoarjo, Polisi: Pelaku Sakit Hati Disebut Pembohong

Tak hanya itu, sejumlah warga juga memanfaatkan panasnya keramik lantai itu untuk menghangatkan kaki dengan cara menginjak kerami seperti terapi.

Kabar lantai panas itu menyebar dan ratusan masyarakat datang untuk melihat langsung di lokasi kejadian.

Khawatir terjadi apa-apa, lokasi dipasang garis polisi dan ada peringatan larangan merokok serta mendekat ke lokasi.

Baca juga: Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Sidoarjo, Diduga Korban Pembunuhan

 

Dibongkar, ada kesalahan pemasangan listrik

Ilustrasi listrikSHUTTERSTOCK Ilustrasi listrik
Jumat (3/1/2019), Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mendatangi lokasi dan mengerahkan pekerja untuk membongkarnya lantai UKS untuk memastikan sumber panas di lantai sekolah.

Ia didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sigit Setyawan

Sebelum dibongkar, petugas sempat mengecek suhu lantai yang mencapai 42 derajat celsius.

"Kami sengaja datang dan membongkarnya. Untuk memastikan apa penyebab panas ini. Apakah aman atau tidak. Karena ini di sekolahan," kata Cak Nur, panggilan Nur Ahmad Syaifuddin.

Baca juga: Masuk Musim Hujan, Jalan Raya Porong Sidoarjo Diusulkan Ditutup

Di kedalaman 20 sentimeter, tanah di bawah mengeluarkan asap dan saat dicek suhunya mencapai 50 derajat celsius.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Sigit Setyawan mengatakan sumber panas berasal dari aliran listrik yang dipasang di dalam tanah.

Menurut Sigit ada pemasangan arde atau grounding untuk instalasi listrik rumah yang terbalik sehingga mengeluarkan panas hingga ke keramik lantai sekolah.

"Kami berusaha perbaiki. Semoga tidak ada lagi masalah setelah ini. Tapi kami terus pantau perkembangannya," ujar mantan Kepala Dinas PUPR Sidoarjo tersebut.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Lantai Ruang UKS di SDN Tropodo Mendadak Panas Sampai Bisa Jadi Tempat Goreng Telur



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Berikan Kode OTP karena Dijanjikan Pulsa Rp 500.000, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Kasus Covid-19 Meningkat, Gubernur Banten Ingatkan Pandemi Masih Jadi Ancaman

Regional
Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Pangdam Siliwangi dan Kapolda Banten Akan Turunkan Baliho Tak Berizin

Regional
Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Pengungsi Gunung Merapi di Sleman Dibekali Pelatihan Keterampilan

Regional
Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Regional
Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Permudah Akses Pelayanan Publik Lewat Inovasi, Diskominfo Babel Raih 4 Penghargaan

Regional
Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Cerita Kapolsek Takut Menangis Saat Anak Seorang Tahanan Menikah di Kantor Polisi

Regional
Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Regional
Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X