Sejumlah Minimarket di Semarang Tak Lagi Sediakan Kantong Plastik

Kompas.com - 03/01/2020, 16:27 WIB
Petugas kasir Indomart Jalan Peleburan No.2 Semarang Selatan melayani pembeli dengan tas ramah lingkungan, Jumat (03/01/2020) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAPetugas kasir Indomart Jalan Peleburan No.2 Semarang Selatan melayani pembeli dengan tas ramah lingkungan, Jumat (03/01/2020)

SEMARANG.KOMPAS.com - Sejumlah minimarket di Semarang, Jawa Tengah, mulai 1 Januari 2020 tidak boleh lagi menyediakan kantong plastik untuk konsumennya.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Semarang Nomor 27 Tahun 2019 tentang pengendalian penggunaan plastik yang sudah dikeluarkan sejak Juli 2019.

Perwal menyebutkan pengendalian plastik yang akan dilakukan untuk bahan tidak ramah lingkungan seperti kantong plastik, sedotan plastik, hingga styrofoam.

Aturan ini berlaku juga untuk toko modern, restoran, hotel dan penjual makanan.

Namun, pengecualian dilakukan bagi yang belum bisa menemukan alternatif lain selain plastik.

Pantauan Kompas.com, Indomart Jalan Peleburan Nomor 2 Semarang Selatan sudah tidak lagi menyediakan kantong plastik bagi konsumennya.

Baca juga: Pemkot Bekasi Larang Pegawai Gunakan Kantong Plastik

Risky Herlambang, karyawan Indomart, mengaku sejak 1 Januari 2020 minimarket tempatnya bekerja tidak lagi menyediakan kantong plastik untuk konsumen.

Bahkan persediaan plastik yang masih tersisa sudah dikembalikan semua.

"Kami sudah tidak lagi memberikan kantong plastik bagi konsumen yang belanja di sini (Indomart). Kalau melanggar nanti kami kena denda. Soalnya sudah peraturan ya mau bagaimana lagi harus dijalankan," jelas Risky saat ditemui, Jumat (03/01/2020).

Meskipun awalnya banyak konsumen yang komplain, tapi Risky coba memberikan pengertian kepada konsumen.

Baca juga: Prihatin Sampah Plastik, Pohon Natal di Gereja Ini Disusun dari 2.000 Ecobrick

Sebagai pengganti kantong plastik, minimarket itu menawarkan tas kain seharga Rp 5.000.

"Banyak konsumen yang komplain awalnya.Tapi kami beri pengertian. Kami coba tawarkan tas kain ramah lingkungan atau konsumen bisa bawa tas belanja sendiri," kata Nabila, karyawan Indomart lainnya.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya Hanya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya Hanya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
Main Tik Tok Bersama Cinta Laura saat Jabar Banjir, Ridwan Kamil Disentil Netizen

Main Tik Tok Bersama Cinta Laura saat Jabar Banjir, Ridwan Kamil Disentil Netizen

Regional
Melerai Perkelahian, Anggota Polisi Malah Dihajar hingga Terluka

Melerai Perkelahian, Anggota Polisi Malah Dihajar hingga Terluka

Regional
Kecelakaan di Tol Bawen, Gran Max Tabrak Truk, Satu Tewas

Kecelakaan di Tol Bawen, Gran Max Tabrak Truk, Satu Tewas

Regional
Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak

Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak

Regional
Dibuang, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Selokan

Dibuang, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Selokan

Regional
Jenazah Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan

Jenazah Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan

Regional
Kronologi Para Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas di NTT

Kronologi Para Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas di NTT

Regional
Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Regional
Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Regional
Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X