3 Kapal Ikan Asing Asal Vietnam Ditangkap di Natuna, Curi Ikan di Perairan Pulau Laut

Kompas.com - 03/01/2020, 15:43 WIB
Sejumlah KIA asing yang berhasil ditangkap kapal pengawasan perikanan. Saat ini KIA asing tersebut kembali merajalela melakukan pencurian ikan di perairan Natuna. KOMPAS.COM/HADI MAULANASejumlah KIA asing yang berhasil ditangkap kapal pengawasan perikanan. Saat ini KIA asing tersebut kembali merajalela melakukan pencurian ikan di perairan Natuna.

BATAM, KOMPAS.com - Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan kembali berhasil mengamankan 3 kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam di utara perairan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Saat ini, ketiga kapal tersebut sudah dibawa ke pangkalan PSDKP Pontianak, Kalimantan Barat yang merupakan lokasi terdekat dari Pulau Laut dari pada PSDKP pangkalan Batam, Kepri.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran PSDKP pangkalan Batam Muhamad Syamsu Rokhman, melalui telepon mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan dan pemantauan.


Baca juga: Kapal Ikan Asing Merajalela di Perairan Natuna, Bupati Harap Nelayan Lebih Waspada

Bahkan, saat pertama kali nelayan Natuna melaporkan mulai maraknya KIA masuk ke perairan Natuna untuk melakukan pencurian ikan, kapal pengawasan perikanan langsung turun kelokasi yang dimaksud.

"Kapal pengawasan perikanan terus lakukan penyisiran dan dilakukan secara bergantian, khususnya kapal patroli dari PSDK Batam," kata Syamsu, Jumat (3/1/2020).

Akhirnya, kapal pengawasan perikanan berhasil mengamankan 3 KIA asal Vietnam di utara perairan Pulau Laut, Natuna, yakni KP Orca 03, KP Hiu Macan 01,dan KP Hiu 11.

Syamsu juga berharap kerja sama antara nelayan Natuna dengan personel kapal pengawasan perikanan bisa terus terjalin, sehingga keberadaan teman-teman nelayan Natuna akan selalu aman.

Dan yang terpenting, bisa bersama-sama membantu menjaga keterlindungan sumber daya alam yang ada di perairan Natuna dari pihak asing yang kerap melakukan pencurian ikan secara ilegal di perairan pulau terdepan, seperti Pulau Laut.

Baca juga: Sejak Tak Ada Susi, Kapal Ikan Asing Merajalela Masuk Perairan Natuna, Nelayan Terancam

Lebih jauh, Syamsu mengakui bahwa KIA asal Vietnam memang sangat nekat, sebab meaki saat ini tinggi gelombang di utara dan timur perairan Pulau Laut, Natuna mencapai 3 meteran lebih.

Namun KIA asal Vietnam ini tetap saja berani melakukan pencurian ikan di perairan tersebut.

"Mereka ini tidak pernah kapok dan takut, makanya terus saja melakukan pencurian ikan. Namun kapal pengawasan perikanan terus melakukan patroli demi menimalisir keberadaan KIA tersebut," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X