Ridwan Kamil Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana untuk 5 Daerah

Kompas.com - 03/01/2020, 13:48 WIB
Sejumlah warga mendapat pertolongan medis di posko bajir yang berada di gudang BNPB di kawasan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis(2/1/2020). Banjir di kawasan tersebut, merupakan banjir terparah di wilayah Bekasi. KOMPAS.com/M ZAENUDDINSejumlah warga mendapat pertolongan medis di posko bajir yang berada di gudang BNPB di kawasan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis(2/1/2020). Banjir di kawasan tersebut, merupakan banjir terparah di wilayah Bekasi.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan status tanggap darurat bencana untuk lima daerah di Jawa Barat yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Karawang.

Dengan penetapan status ini, artinya Pemprov Jabar akan memberikan bantuan untuk lima daerah terdampak dengan total anggaran mencapai Rp 6 miliar.

Ia mengatakan, penetapan status itu akan berlangsung hingga sepekan ke depan.

"Kemarin saya sudah menandatangani surat penetapan tanggap darurat untuk lima wilayah. Dengan adanya status tanggap darurat maka kita akan memberikan bantuan mungkin sekitar Rp 5-6 miliar kepada daerah tersebut untuk recovery dan pertolongan tanggap darurat," ujar Emil, sapaan akrabnya di Jalan Sumatera, Kota Bandung, Jumat (3/1/2020).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di  Kantor DP3AKB, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Jumt (3/1/2020).KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANI Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Kantor DP3AKB, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Jumt (3/1/2020).
Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Banjir di Bogor dan Bekasi Akibat Ulah Manusia

Emil mengatakan, banjir yang terjadi turut dipicu tingginya curah hujan yang terjadi hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

Menurut informasi yang ia terima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan tahun ini tercatat paling ekstrem sejak tahun 2007.

"Ya kemarin secara umum banjir di Jawa Barat ini bagian dari musibah di seluruh Indonesia pada dasarnya. Karena memang catatan dari BNPB dan BMKG ini adalah curah hujan terekstrem sejak 2007, jadi dari sisi 12 tahun ini paling tinggi. Jadi memang pertahanan sistem yang normal ini mengalami banyak kendala," tutur Emil.

Adapun soal korban dan pengungsi, Emil mengaku belum mendapat data secara resmi.

Namun, dari hasil kunjungannya ke Bekasi dan Bogor kemarin, ia memprediksi puluhan ribu kepala keluarga terdampak bencana banjir longsor.

Baca juga: DKI Gandeng 21 Instansi untuk Tanggulangi Banjir

Emil mengatakan, dari hasi pantauannya sistem penanganan korban di tempat pengungsian sudah berjalan baik. Namun, masih banyak warga yang memilih tinggal di rumah masing-masing .

"Detailnya masih terus diupdate, tapi yang pasti puluhan ribu KK terdampak, dan saya monitor sistem penanganan pengungsian juga sudah berjalan dengan baik," kata Emil. 

"Fokus saya ke Kota Bekasi, ternyata tidak semua ingin dievakuasi, setengah warga yang saya bertemu sambil naik perahu karet, memilih bertahan ingin mungkin seburuk buruknya di luar ingin nyaman dirumahnya sendiri, hanya mereka minta disuplai makanan saja," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.