Pelajar 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Tabanan

Kompas.com - 03/01/2020, 12:52 WIB
Tim SAR saat melakukan evakuasi korban tenggelam, Kamis (2/1/2020). IstimewaTim SAR saat melakukan evakuasi korban tenggelam, Kamis (2/1/2020).

TABANAN, KOMPAS.com - Dimas Sihabudin (13), remaja yang baru duduk di kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Amin ditemukan tak bernyawa karena tenggelam saat mandi di Sungai Yeh Panan, Tabanan, Kamis (2/1/2020) siang.

Pelajar asal Banjar Senapahan, Kediri, Tabanan, ini awalnya mandi bersama empat orang kawannya. Tak berselang lama, ia tenggelam dan hanyut di sungai.

Kepala Kantor Basarnas Bali, Hari Adi Purnomo mengatakan, pihaknya menerima informasi musibah itu sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca juga: Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Kemudian diberangkatkan tim penyelamat menuju lokasi dan langsung melakukan pencarian. Dua orang petugas kemudian melakukan penyelaman.

"Tim tiba di lokasi sekitar pukul 15.50 Wita dan langsung berkoordinasi, selanjutnya disiapkan 2 orang untuk melakukan penyelaman," kata Hari Adi Purnomo, Jumat (3/1/2020).

Pencarian dibantu warga sekitar. Setelah 15 menit penyelaman, korban ditemukan tak bernyawa. jenazah Dimas ditemukan tak jauh dari posisi awal ia tenggelam di kedalaman 3,5 meter.

Baca juga: Dua Hari Pencarian, Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Waduk Cirata Jangari

Jenazah korban lalu dievakuasi dan dibawa ke RS Tabanan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X